MadiunPeristiwa

Santri yang Tenggelam di Kali Gandong Ketemu di Bukur

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Upaya pencarian Muhammad Syahrur Rohman, 16, santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadin yang tenggelam di Kali Gandong, akhirnya membuahkan hasil. Tubuh pemuda asal Desa Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Tegal, itu ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan selama hampir 20 jam Minggu (16/2).

Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, mengapung di antara sampah potongan bambu pada kedalaman air sekitar satu meter. Lokasi penemuannya berada di Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. ‘’Ditemukan sekitar pukul 11.30,’’ kata Kapolsek Jiwan AKP Indo Jacmiko.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang tenggelam ketika mandi bersama tiga santri lainnya di Kali Gandong masuk Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Magetan, pada Sabtu lalu (15/2) sekitar pukul 15.30. Artinya, jasad Syahrur ditemukan sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian.

Seluruh teman korban selamat dari petaka tersebut. Setelah mereka berhasil menyelamatkan diri saat air bah datang. Sedangkan, korban terseret derasnya aliran sungai. ‘’Ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan penyisiran dari darat maupun menggunakan perahu karet,’’ ujarnya.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke RSUD dr Sayidiman untuk dilakukan visum. Baru setelah itu diserahkan ke pihak keluarga. (den/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button