Magetan

Santri Tewas di Dasar Jurang

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Baru setahun Muhammad Fatir Alfarizi mengenyam pendidikan pesantren di Magetan. Minggu pagi (6/6), santri asal Sidrap, Sulawesi Selatan, itu ditemukan sudah tak bernyawa.

Jasad pemuda 17 tahun itu ditemukan di dasar jurang tak jauh dari pondok pesantren (ponpes) Lingkungan Wadung, Kelurahan/Kecamatan Parang. ‘’Diduga akibat terjatuh,’’ kata Kapolsek Parang AKP Suyono, Senin (7/6).

Fatir dilaporkan menghilang usai salat Isya, Sabtu (5/6). Teman dan para pengajar berusaha mencari, namun Fatir tak kunjung ditemukan. Keesokan paginya, Fatir baru ditemukan tergolek di dasar jurang sedalam 30 meter. ‘’Evakuasi butuh waktu satu jam karena kondisi jurang yang dalam dan curam,’’ ungkapnya.

Dari hasil visum, Fatir diketahui meninggal akibat luka di kepala. Diduga karena terbentur bebatuan yang ada di sekeliling jurang. Jasad Fatir diserahkan ke pihak ponpes untuk dimakamkan. ‘’Dari hasil penyelidikan, diduga korban kurang berhati-hati saat berada di TKP sehingga terpeleset dan terjatuh,’’ ungkap Kapolsek. (fat/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button