Madiun

Sambil Gowes, Wali Kota Maidi Tinjau Program Kotaku

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya pemerintah dalam memperbaiki kualitas kawasan permukiman kumuh di Kota Madiun terus digencarkan. Salah satunya lewat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Program kolaborasi antara Kementerian PUPR dengan pemkot itu menyasar 12 kelurahan. Meliputi Kelurahan Nambangan Lor, Nambangan Kidul, Pandean, Pilangbango, Kelun, Sogaten, Madiun Lor, Manguharjo, Kartoharjo, Kanigoro, Klegen dan Oro-Oro Ombo.

Wali Kota Madiun Maidi sempat meninjau beberapa kelurahan yang menjadi sasaran program Kotaku itu dengan gowes pada Jumat (3/9). Dia memastikan seluruh program berupa pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat dalam proses.

Maidi juga sempat meminta masyarakat setempat untuk mempercantik dan menata lingkungan tempat tinggalnya. Sehingga, nyaman untuk ditinggali serta layak dijadikan tempat jujukan. Penataan itu di mulai dari pembersihan saluran air, penerangan, pavingisasi, dan pengecatan. ‘’Konsepnya sekarang itu got berada di tengah dan tertutup. Sehingga, air dari limbah rumah tangga tersebut tidak kelihatan dan tidak bau,’’ katanya.

Kepala Disperkim Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan program Kotaku dijalankan dengan sistem pemberdayaan masyarakat yang difasilitasi oleh kelurahan. Perencanaan program ini telah dimulai sejak Maret lalu. Dan, saat ini sedang proses pengerjaan di kelurahan sasaran. ‘’Angaran yang diterima pemkot untuk program Kotaku mencapai Rp 7 miliar. Peruntukkannya ada dua macam. Reguler Rp 1 miliar, sedangkan yang padat karya Rp 300 juta masing-masing kelurahan,’’ terangnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button