PacitanPeristiwa

Salto Berujung Petaka, Remaja Tewas Terbentur Batu

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Niat Alvin Mahada menceburkan diri ke air terjun Dung Prahu dengan cara salto berujung tragis. Nyawa remaja 16 tahun itu melayang setelah kepalanya membentur batu cadas.

Alvin tewas seketika di lokasi kejadian. Temannya yang melihat kejadian tersebut panik. Mereka lantas melaporkan peristiwa yang dialami oleh remaja asal Dusun Kradenan, Desa Sanggarahan, Kebonagung, itu kepada warga.

Kapolsek Kebonagung Iptu Joni Sumargo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu lalu (23/8) sekitar pukul 15.00. Saat kejadian korban sedang berwisata air bersama dua temannya, Hasbi dan Fadil, di Dung Prahu masuk Dusun Tawang, Desa Gembuk, Kebonagung.

Pihaknya tidak menyangka korban tewas di objek wisata yang dikelola oleh pemerintah desa (pemdes) tersebut. Karena sepengetahuannya Dung Prahu ditutup selama pandemi Covid-19. ‘’Sebenarnya sudah ada peringatan kalau objek wisata masih ditutup. Tapi, mereka nekat masuk karena memang tidak ada (pembatas) pintu,’’ terang Joni. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close