Uncategorized

Salat Id Diizinkan, Takbir Keliling Ditiadakan

Masjid Maupun Lapangan Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi meminta setiap tempat peribadatan yang melangsungkan salat hari raya kurban menerapkan prosedur ketat. Guna mencegah potensi kerumunan dan persebaran virus korona. ‘’Jangan sampai Idul Adha menjadi alasan pergi ke sana ke mari menggunakan mobil, bergerombol yang tidak jelas, jangan dulu. Pokoknya harus sesuai protokol kesehatan karena korona masih ada di sekitar kita,’’ imbaunya.

Wali kota juga melarang pelaksanaan takbir keliling. Tak boleh ada mobilisasi massa. Masyarakat cukup mengumandangkannya di masjid dan musala lingkungan. ‘’Kepada khatib Idul Adha di mana saja, saya minta untuk membacakan doa dalam khotbahnya. Memohon kepada Allah SWT agar negeri ini lekas dibebaskan dari wabah korona,’’ pintanya.

Kementerian Agama telah menerbitkan SE Nomor 18/2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19. Meski pelaksanaan salat Id tak dilarang, warga yang sakit dilarang mendatangi masjid maupun lapangan. Termasuk anak-anak dan warga lanjut usia (lansia) yang rentan terserang atau tertular penyakit. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close