Mejayan

Salah Jemput, ODP Dipulangkan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kepanikan berlebih berujung kegaduhan di RSUD Caruban. Sejumlah petugas medis komplet dengan alat pelindung diri (APD) menjemput seorang warga Kecamatan Mejayan Minggu (22/3) yang diduga terinfeksi Covid-19. ‘’Masuk kategori ODP (orang dalam pemantauan, Red),’’ kata Humas RSUD Caruban Yoyok Andi Setyawan Senin (23/3).

Penjemputan dilakukan menggunakan mobil ambulans. Pun langsung ke rumah warga tersebut. Namun, akhirnya dipulangkan lantaran hanya berstatus ODP. ‘’Sudah dipulangkan hari ini (kemarin, Red),’’ ujar Yoyok.

Dia menjelaskan bahwa penjemputan tersebut merupakan langkah kewaspadaan dini. Warga berjenis kelamin perempuan itu sempat mendapat perawatan di RSUD Caruban setelah dijemput. Kemudian, internal rumah sakit merapatkan kondisinya sebelum memulangkan. ‘’Ada riwayat kontak fisik dengan TKI yang baru pulang dari Hongkong,’’ ungkapnya.

Didik, salah seorang dokter di RSUD Caruban, juga memastikan warga Kecamatan Mejayan tersebut adalah ODP. Yang bersangkutan memiliki riwayat asma. Selain itu, sedang menderita batuk dan pilek. ‘’Kontak dengan TKI Hongkong. Tapi, si TKI juga memiliki sertifikat bebas Covid-19,’’ bebernya.

Didik mengungkapkan, penjemputan dilakukan setelah ada permintaan dari Puskesmas Mejayan. Jadi, ada kesalahpahaman. ‘’Ke depan akan ada rapat juga dengan dinkes untuk kesiapan puskesmas menyikapi kondisi seperti ini,’’ imbuhnya.

Pihaknya tidak dapat memastikan orang tersebut positif atau negatif Covid-19. ‘’Sudah diambil sampel darahnya juga. Tapi, kami bukan RS rujukan (untuk Covid-19),’’ pungkasnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close