Ponorogo

Sah Rp 40,8 Miliar untuk Pilkada Ponorogo

‘’Kesepakatan ini sudah cukup mengakomodasi seluruh kebutuhan setiap tahapan pilkada.’’ Munajat, Ketua KPU Ponorogo

————————-

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Setelah melalui serangkaian pembahasan alot, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo mengklaim dipastikan mendapat duit Rp 40,8 miliar. Nominal itu diklaim berdasarkan kesepakatan dengan tim anggaran pemkab. ‘’Sebelum 1 Oktober harapannya sudah bisa ada penandatanganan,’’ kata Ketua KPU Ponorogo Munajat Kamis (26/9).

Kedua belah pihak terakhir duduk satu meja Jumat dua pekan lalu. Dalam pertemuan yang dipimpin Sekda Agus Pramono itu, mereka menyepakati nominal tersebut sebagai modal penyelenggaraan pilkada tahun depan. Angka di belakang koma sudah sesuai harapan KPU. ‘’Kesepakatan ini sudah cukup mengakomodasi seluruh kebutuhan setiap tahapan pilkada,’’ ujarnya.

Sebelumnya, pembahasan dana hibah itu berlangsung beberapa kali. KPU awalnya usul Rp 48 miliar. Tim anggaran minta ada efisiensi. Hingga, muncul angka Rp 40 miliar dari pemkab. KPU pun meradang. Jika sulit naik lebih dari Rp 40 miliar, mereka berharap ada angka di belakang koma. ‘’Akhirnya ditambah Rp 800 juta,’’ ungkapnya.

Tambahan itu, lanjut Munajat, penting untuk mencukupi kebutuhan berbagai tahapan yang sedianya sudah dimulai bulan ini. Termasuk gaji para petugas panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS), serta para staf KPU. KPU juga diharuskan membeli ribuan kotak suara baru untuk menggantikan yang lama. ‘’Belum termasuk berbagai pengadaan yang lain, serta menggelar berbagai kegiatan di sepanjang tahapan. Anggaran ini akan kami optimalkan,’’  beber Munajat sembari menyebut penandatangan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) antara pemkab dan KPU dijadwalkan hari Jumat (27/9). (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close