Mejayan

Saatnya Satpol PP Segel Tempat Karaoke

Sediakan Minol Labrak Perda 5/2015

MEJAYANJawa Pos  Radar Caruban – Taring Satpol PP Kabupaten Madiun menutup tempat hiburan malam (THM) patut dinanti. Pelanggaran tempat karaoke itu ada di pelupuk mata. Sebab, kedapatan menyediakan minuman alkohol (minol) hasil razia beberapa waktu lalu.

Minuman memabukkan di tempat sing song itu melabrak Perda 5/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol. ‘’Tak ada satu pun THM di Kabupaten Madiun yang mengantongi izin penjualan minol,’’ kata Sekretaris Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun Agus Suyudi Jumat (27/12).

Agus menyebut, seluruh tempat karaoke di kabupaten ini belum mengantongi surat izin usaha perdagangan minuman beralkohol (SIUP-MB). Namun, faktanya minol dijual bebas. ‘’Yang boleh menjual minol itu restoran, bar, dan tempat tertentu seperti hotel berbintang,’’ tegasnya.

Lima rumah karaoke dirazia oleh petugas gabungan pada Selasa (24/12) dan Rabu lalu (25/12). Operasi di K5, Enjoy, MoM, Nova, dan Distrik itu menemukan berbagai jenis minol. Bir hitam dan putih dengan kandungan alkohol sekitar 4,9 persen diangkut dari seluruh lokasi. Di MoM, petugas menemukan minuman keras (miras) oplosan. ‘’Yang lebih serius karena temuan arjo (arak jowo), baik yang masih murni maupun dicampur bir,’’ terang Agus.

Menurut dia, pelanggaran SIUP-MB tidak bisa dianggap remeh. Penyegelan adalah langkah tepat dan mendesak dilakukan korps penegak perda. ‘’Dengan temuan minol semestinya harus segera ditutup,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

TDUP Tak Kebal Segel Satpol PP

SINYAL penyegelan THM juga datang dari dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP). Mengantongi tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) tidak menjamin tempat usaha itu kebal dari segel satpol PP tatkala melanggar regulasi lainnya. ‘’Adanya pelanggaran perda bisa otomatis menutup atau mencabut izin usahanya,’’ kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun Arik Krisdianto Jumat (27/12).

Dari 15 THM yang tersebar, hanya empat yang mengantongi TDUP. Penerbitannya akhir tahun lalu. Yakni, MoM, Enjoy, Nova, dan Tirta Alam. Tiga nama yang disebutkan awal itu kedapatan menyediakan minuman beralkohol (minol) saat razia gabungan beberapa waktu lalu.

Dinas perdagangan koperasi dan usaha mikro (disperdakop-UM) menyatakan nol THM mengantongi surat izin usaha perdagangan minuman beralkohol (SIUP-MB). Hal itu melabrak Perda 5/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol. Tempat karaoke itu juga pernah mendapat teguran saat momen Ramadan lalu. ‘’Kalau yang berizin saja terancam ditutup, yang tidak berizin jelas harus ditutup,’’ ujarnya.

Kendati demikian, baru satu dari belasan THM di kabupaten ini yang ditutup korps penegak perda. Arik enggan berkomentar perihal langkah kapan penertiban lanjutan dari THM di Dolopo tersebut. Pihaknya masih menunggu perintah pimpinan dan berkoordinasi dengan OPD terkait lainnya. ‘’Yang jelas, kalau memang bisa ditutup akan ditutup, tapi ada prosedur yang harus dilalui,’’ tandasnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button