News

Rumus Penurunan Tekanan Uap

×

Rumus Penurunan Tekanan Uap

Share this article

Rumus Penurunan Tekanan Uap – Tekan tombol F5 pada keyboard untuk memulai/klik program, gunakan/gerakkan mouse untuk memunculkan penunjuk, klik ikon untuk memulai. Setelah masuk ke layar menu, pilih/klik salah satu menu yang diinginkan, klik tanda. untuk melanjutkan Klik ikon untuk kembali ke layar sebelumnya Klik ikon untuk kembali ke menu utama Pembelajaran ini disampaikan dalam 3 x sesi (6 x 45 menit) Selamat belajar, semoga berhasil… Mulai Berikutnya Kembali ke Beranda

Menjelaskan sifat-sifat larutan, metode pengukuran, dan kegunaannya. Keterampilan dasar: Menjelaskan molaritas, molaritas, fraksi mol. Oleh Sunarto Sulkan, SPd.

Rumus Penurunan Tekanan Uap

4 Indikator: Perhitungan molaritas, molaritas, fraksi mol. Pengertian menurunkan tekanan uap, menaikkan titik didih, titik beku dan tekanan osmotik. Hitung penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, titik beku dan tekanan osmotik

Jika Jumlah Mol Partikel Pelarutnya Sama,larutan Yang Mempunyai Tekanan Uap Paling Besar Adalah

7 Molaritas (M) Molaritas (m) Fraksi molar (Xt dan

8 Fraksi lemak adalah pernyataan konsentrasi suatu larutan yang menunjukkan perbandingan jumlah mol zat terlarut dengan jumlah total mol komponen larutan (jumlah mol fraksi pelarut zat terlarut Jumlah mol pelarut Jumlah jumlah mol padatan terlarut

12 Sifat koligatif adalah sifat yang hanya bergantung pada jumlah partikel suatu zat, bukan pada jenis partikelnya. Contoh : Larutan HCl 0,1 M, larutan NaOH 0,1 M, glukosa 0,2 M merupakan zat cair yang berbeda tetapi mempunyai sifat larutan yang sama karena mempunyai jumlah partikel zat terlarut yang sama.

17 PERTANYAAN PRAKTIS 1. Sebanyak 3 mol elektrolit M2Z dilarutkan dalam 2 kg air sehingga terjadi ionisasi pertama sebesar 70% dan ionisasi kedua sebesar 20%. Tentukan titik didih larutan tersebut!

Tekanan Gas Dalam Ruang Tertutup Di Kehidupan Sehari Hari

18 2. Larutan X yang dibekukan pada suhu -1,543°C mengandung 16 gram zat. Diketahui larutan Mr : 98, Kf : 1.86oC/m. Putuskan apakah solusinya akan gagal? Jika ya, tentukan laju ionisasinya!

19 3. Untuk menentukan rumus asam oksalat anhidrat, 25,2 gram asam oksalat dilarutkan dalam 500 ml air, ternyata larutan mempunyai titik didih 100,52 °C. Jika asam terionisasi 75%, kd air: 0,520C/m. Tentukan rumus kristalnya! (Ar H:1 C:12 O:16)

4. Sebanyak 25,5 gram AgNO3 (Mr: 170) dalam 500 ml air dicampur dengan 36,5 gram HCl (Mr: 36,5) dalam 1000 ml air. Tentukan titik beku larutan setelah pencampuran! (Kf Air: 1860 C/m)

Baca Juga  Berikut Ini Adalah Hasil Samping Dari Tanaman Talas Kecuali

21 1. M2Z  MZ- + M+ 3 2, 1 2, 1 2, 1 0, 9 2, 1 2, 1 MZ-  M+ + Z2- 2, 1 0, 42 0, 42 0, 42 1, 68 0,42 0,42 Mol tersisa = 5,52 mol

Tekanan Uap Air Pada Suhu 30* C Adalah 20mmhg, Apabila Ke Dalam 900air Dilarutkan 0,6 Gram Urea

22 2. ∆ Tf = – 1,543 gram t = 16 gr ∆ Tf = 1,543 gram p = 500 gr 1,543 = 16 x 100 x 1,86 x I .543 = 16,87 I I = 0,0 ,

∆ Td = 0,52 α = 0,75 0,52 = 25,2 x 1000 x 0,52 x (1+(2-1) 0,75) Mr = 126 ( ) + 10x = 126 x = 2

24 4. t1 = 25,5 gr p1 = 500 ml t2 = 36,5 gr p2 = 1000 ml ∆ Tb = 25,5 x 1000 x 1, 0,5 x 1000 x 1+(2-1) 1 x 1, 86, = 4 °C Tb = 0 – 4,278 = – 4,278 °C

Agar situs web ini berfungsi, kami mengumpulkan data pengguna dan membagikannya kepada pengembang. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Steam merupakan salah satu bahan kimia yang perlu Anda kelola dengan baik. Tekanan uap suatu larutan mungkin rendah karena beberapa alasan.

Jual Buku Ringkasan Materi Dan Latihan Soal Kimia Kelas Xii Sma/ma Karya Erzi Khalifa Rizki, S.pd

Uap adalah suatu titik di udara yang berupa cairan padat. Arti lain dari steam adalah gas yang keluar dari cairan hasil proses pemanasan.

Tekanan uap adalah tekanan yang diberikan oleh gas di atas cairan ketika ditutup. Tekanan uap terjadi ketika cairan dan gas berada dalam kesetimbangan dinamis.

Penurunan tekanan uap rata-rata adalah perbedaan antara tekanan larutan dan tekanan cairan murni. Dalam hal ini, penurunan tekanan yang terjadi pada uap ikut serta dalam partikel.

Sifat larutan yang menguap adalah kondensasi. Artinya, hal ini hanya bergantung pada jumlah partikel terlarut dan bukan pada jenis partikel yang ada dalam larutan.

Menghitung Penurunan Tekanan Uap

Tekanan uap sendiri berkaitan dengan seberapa mudah uap tersebut menguap. Mudah atau tidaknya hal ini tergantung pada gaya tarik menarik yang terjadi antar partikel itu sendiri.

Pada tekanan uap suatu zat cair murni maka akan terjadi perpindahan partikel dari fasa cair ke fasa gas. Terakhir, terjadi kesetimbangan dengan perpindahan partikel dari fasa gas ke fasa cair.

Jika zat cair murni dimasukkan ke dalam ruang tertutup, partikel-partikelnya akan bergerak. Jumlah partikel bersih dalam fase gas dapat memberikan tekanan.

Baca Juga  Berikut Ini Yang Bukan Dampak Pemanasan Global Terhadap Ekosistem Adalah

Tekanan ini disebut tekanan uap. Setelah beberapa saat, partikel murni akan mulai keluar. Bila hal ini terjadi maka keseimbangan dinamis akan tercapai.

Larutan Sukrosa Dalam Air Memiliki Penurunan Tekanan Uap Sebesar 1/6p^o Mmhg. P^o Merupakan Tekanan Uap

Anda dapat menghitung penurunan tekanan uap suatu cairan murni menggunakan hukum Raoult. Penerapan hukum Raoult terdiri dari penggunaan metode viskositas suatu larutan.

Selama larutannya kental, zat terlarut tidak mudah menguap. Sebaliknya, cairan tersebut tidak boleh mudah menguap.

Tekanan uap larutan akan berkurang jika gaya tarik menarik antar partikel lebih kuat dibandingkan dengan zat sejenis (zat dan pelarut).

Contoh penurunan tekanan uap sebenarnya bisa Anda temukan dalam aktivitas sehari-hari, seperti merebus air panas, merebus mie instan, dan lain-lain. (R10/HR-Online) UNIT 1 SIFAT-SIFAT LARUTAN 1.1 Molaritas dan fraksi mol 1.2 Penurunan tekanan uap suatu larutan

Cermati Diagram P T Pada Gambar 1.7. Diagram Terse

Sifat-sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tetapi hanya bergantung pada konsentrasi partikel terlarut disebut sifat koligatif. Sifat koligatif suatu larutan hanya bergantung pada konsentrasi partikel terlarut, bukan jenisnya, sehingga sifat koligatif larutan elektrolitik akan berbeda dengan sifat koligatif larutan non-elektrolitik. Sifat umum meliputi: tekanan uap, titik beku, titik didih, dan tekanan osmotik.

3 Moleitas (m) Molalitas atau molalitas menunjukkan jumlah mol (n) zat terlarut dalam 1 kg (= g) cairan. dengan, m = molaritas larutan n = jumlah mol zat terlarut p = massa zat cair (dalam kg) Jika massa larutan dinyatakan dalam gram, maka

4 Fraksi mol (X) Fraksi mol (X) menggambarkan perbandingan antara jumlah mol zat terlarut atau cairan dengan jumlah mol larutan. Jika jumlah mol pelarut adalah nA dan jumlah mol zat terlarut adalah nB, maka fraksi mol zat cair dan zat terlarut adalah: Fraksi mol total zat cair dan zat terlarut adalah 1.

5 Contoh Hitung fraksi mol HOL dalam 20% HOL (Mr urea = 60). Jawab: 100 gram urea 20% mengandung 20 gram urea dan 80 gram air.

Sebanyak 18 Gram Glukosa Mr=180 Dilarutkan Dalam 90 Gram Air Mr H2o=18 Jika Tekanan Uap Air Jenuh Pada

Raoult menemukan bahwa tekanan uap suatu komponen bergantung pada fraksi mol komponen tersebut dalam larutan. dimana, PA = tekanan uap komponen A P°A = tekanan uap bersih A XA = fraksi mol komponen A.

Titik didih dan titik beku suatu larutan Selisih antara titik didih larutan dan titik didih zat cair disebut kenaikan titik didih (ΔTb = kenaikan titik). Selisih antara titik beku zat cair dan titik beku larutan disebut titik beku (ΔTf = titik beku). ΔTb = Larutan Tb – Larutan Tf Larutan = titik didih zat cair ΔTb = titik didih Tf = penurunan titik beku

Baca Juga  Bahasa Inggris Karyawan Swasta

Untuk larutan, kenaikan titik didih (ΔTb) dan titik beku (ΔTf) sebanding dengan molaritas larutan. dimana ΔTb = kenaikan titik didih ΔTf = titik beku Kb = konstanta titik didih molar Kf = konstanta titik beku m = molar larutan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang diagram fasa: Garis BC pada Gambar 1.6 disebut garis didih. Garis BD pada Gambar 1.6 disebut garis beku. Garis AB pada Gambar 1.6 disebut garis sublimasi. Perpotongan garis didih dengan garis beku dan garis sublimasi disebut titik tripel.

Rumus Dan Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap Larutan Non Elektrolit Sifat Koligatif Dalam Kehidupan Sehari Hari

15 Osmosis Osmosis adalah pergerakan molekul dari cairan ke larutan, atau dari larutan pekat ke larutan pekat, melintasi membran semi permeabel.

Menurut van’t Hoff, tekanan osmotik larutan encer dapat dihitung menggunakan rumus yang mirip dengan persamaan gas ideal. atau dengan, π = tekanan osmotik V = volume larutan (liter) n = jumlah mol zat terlarut T = suhu absolut larutan (suhu Kelvin) R = konstanta gas (0,08205 L atm mol-1 K-1 )

Perbandingan antara nilai sifat koligatif terukur suatu larutan elektrolit dengan nilai sifat koligatif yang diharapkan dari larutan non-elektrolitik dengan konsentrasi yang sama disebut faktor Van’t Hoff dan dilambangkan dengan simbol Saya. dengan α = tingkat ionisasi elektrolit; n = banyaknya ion yang dapat dihasilkan oleh 1 satuan rumus elektrolit. Misalnya NaCl: n = 2; untuk K2SO4 : n = 3.

Sifat-sifat koligatif larutan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, ilmu pengetahuan dan industri, antara lain: 1. pembuatan campuran zat pendingin 2. cairan antibeku 3. pencairan salju di jalan raya 4. penentuan berat molekul relatif ( reverse osmosis) Sifat-sifat penggunaan koligatif larutan solusi

Latihan Dan Soal Penurunan Tekanan Uap Daring 2020/2021

Selesai

Soal penurunan tekanan uap jenuh, contoh soal dan pembahasan penurunan tekanan uap, rumus tekanan uap, contoh soal tentang penurunan tekanan uap, penurunan tekanan darah, rumus tekanan uap jenuh, rumus penurunan tekanan uap larutan, pengertian penurunan tekanan uap, penurunan tekanan darah tinggi, penurunan tekanan uap, aplikasi penurunan tekanan uap, rumus tekanan uap air