Madiun

Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 di Kota Madiun Nyaris Penuh

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan pasien Covid-19 mengkhawatirkan. Bahkan, di RSUD Kota Madiun sudah penuh 100 persen. Pasien yang dirawat di rumah sakit milik Pemkot Madiun itu kategori sedang. Bagi pasien tanpa gejala diminta isolasi mandiri. Sedangkan, BOR RSUD Soedono Madiun nyaris penuh. Perinciannya, intensive care unit (ICU) Covid-19 90 persen, sementara isolasi Covid-19 88 persen.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madiun Tauhid Islamy menyebut tidak ada yang perlu disalahkan atas ledakan Covid-19 belakangan. ‘’Kenapa ledakan terjadi? Karena longgar prokes,’’ katanya, Selasa (29/6).

Menurut Tauhid, saat ini tidak bisa saling menyalahkan. Sebab, warga yang terinfeksi sudah tidak bisa dideteksi tertular dari mana. Sehingga, istilah klaster sudah lewat. Saat ini, lanjut dia, telah terjadi transmisi. Untuk itu, setiap orang harus membentengi diri sendiri dengan prokes ketat. ‘’Jika prokes tidak diindahkan, percuma BOR ditambah. Pasti penuh terus,’’ ujarnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button