Ponorogo

Rumah Sakit di Ponorogo Antre Klaim Biaya Pemulasaraan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kas daerah bakal terkuras jika klaim biaya pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 muncul bersamaan. Rumah sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 kini mulai bergiliran mengajukan klaim yang per pemulasaraan jenazah dengan protokol kesehatan (prokes) itu berbiaya Rp 3.360.000. ‘’Klaim milik RSU Aisyiyah sudah selesai verifikasi, kalau dari RSU Muslimat masih tahap revisi,’’ kata Septa Meliana, kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinkes Ponorogo, Selasa (12/10).

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengeluarkan kebijakan populis dengan menerbitkan Perbup Nomor 70/2021. Yakni, menanggung biaya pemulasaraan jenazah yang meninggal dunia karena Covid-19. Tanpa perkecualian meninggal di rumah sakit maupun di rumah saat menjalani isolasi mandiri. Perbup itu merupakan perubahan atas Perbup 10/2020. Angka kematian akibat Covid-19 di Ponorogo mencapai 1.332, pemulasaraan dengan prokes bakal melewati jumlah itu lantaran pasien suspect dan probable ikut termasuk.

Setya menegaskan, pihaknya memberlakukan verifikasi ketat untuk klaim biaya pemulasaraan dari rumah sakit. Mulai dari permohonan pembayaran, rekapitulasi pasien dan jenazah, kuitansi, hingga surat pertanggungjawaban. Dokumen identitas pasien seperti KTP, hasil pemeriksaan, asesmen dan berita pemulasaraan, kronologi kematian, serta keterangan dari puskesmas wajib disertakan. ‘’Keterangan dari puskesmas ini penting karena yang memantau pemakaman,’’ jelasnya. (mg7/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button