Ngawi

Rumah Kos yang Kedapatan untuk Praktik Asusila Diyakini Tak Kantongi Izin

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sejumlah rumah kos yang kedapatan menyewakan kamar untuk pasangan bukan suami istri diyakini bodong alias tidak berizin. ‘’Kalau yang sudah mengantongi izin pasti tahu larangan-larangan yang diatur dalam perda (peraturan daerah, Red),’’ kata Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi Budiono Jumat (10/1).

Budiono menjelaskan, ada dua perizinan yang melekat pada usaha rumah kos. Yakni, izin usaha dan izin operasional. Dalam izin operasional terdapat aturan tentang siapa saja yang boleh menghuni rumah kos. Jika pemilik melanggar dipastikan dikenai sanksi administrasi. ‘’Satu saja ketentuan yang dilanggar, kami bisa mencabut perizinannya,’’ tegasnya.

Sanksi tersebut, lanjut dia, diberikan oleh DPMPTSP. Sedangkan satpol PP bertindak sebagai eksekutor. ‘’Setiap perda kan mengandung dua sanksi, administratif dan pidana. Nah, kami di bagian administratif saja,’’ terang Budiono.

Lantas, bagaimana langkah DPMPTSP terkait temuan dua rumah kos yang menyewakan kamar untuk pasangan bukan suami istri itu? Budiono menyatakan, jika sudah berizin, pihaknya memiliki kewajiban menindaklanjutinya. Namun, apabila masuk kategori ilegal, bukan menjadi kewenangan DPMPTSP. ‘’Nanti akan kami informasikan mana-mana saja yang sudah berizin dan belum,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, rumah kos di Ngawi yang memiliki izin tercatat sebanyak 33. Dari jumlah puluhan itu, lanjut Budiono, belum pernah satu pun yang dicabut izinnya lantaran melanggar aturan yang berlaku. ‘’Makanya, kami yakin yang ketahuan kemarin itu tidak berizin,’’ ujarnya sembari menyebut rumah kos bodong di Ngawi diperkirakan jumlahnya sekitar 10.

Diberitakan sebelumnya, petugas gabungan mengamankan dua pasangan bukan suami istri dalam razia rumah kos, Kamis lalu (9/1). Penertiban itu dilakukan setelah korps penegak perda menerima laporan warga adanya beberapa rumah kos yang digunakan untuk praktik perbuatan asusila. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button