Ponorogo

Ruang Isolasi Penuh, Sembilan Pasien Terpaksa Transit di IGD

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Tak ada lagi tempat tidur di rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 kemarin (28/6). RSUD dr Harjono Ponorogo terpaksa kembali mentransit sembilan pasien terkonfirmasi positif coronavirus (dari tes rapid antigen) di ruang instalasi gawat darurat (IGD). Kapasitas 46 bed ruang isolasi dan 8 ranjang intensive care unit (ICU) di rumah sakit pelat merah itu sudah terisi penuh pasien Covid-19.

Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo Made Jeren memastikan ruang transit sembilan pasien Covid-19 di IGD itu terpisah dari pasien umum. Tenaga medis yang bertugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk menekan risiko penularan. Kesembilan pasien terkonfirmasi itu baru dapat pindah ke ruang isolasi menunggu penghuni lama pulang setelah dirawat minimal 10 hari. ‘’Dari kapasitas 46 bed di ruang isolasi pasien Covid-19 terisi semuanya. Demikian pula delapan bed di ICU pasien Covid-19,’’ kata Made.

Made menyampaikan, RSUD dr Harjono akan mengonversi ruang Dahlia dan ruang Tulip khusus untuk merawat pasien coronavirus. Kapasitas dua ruangan itu mampu menampung 46 ranjang. Made kini juga tengah berhitung kebutuhan tenaga medis yang bakal bertugas di ruang isolasi yang baru itu. ‘’Ruangan sedang disiapkan. Kalau selesai, maka jumlah bed kami sebanyak 100 untuk isolasi pasien Covid-19,’’ jelasnya. (mg4/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button