Madiun

RSUD Soedono Membeludak, Titip Pasien di RSUD Dolopo

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kerja sama antardaerah di Madiun Raya diperlukan untuk menekan laju Covid-19. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak dalam rapat koordinasi di RSUD Soedono Madiun kemarin (30/6). ‘’Daerah di Madiun Raya harus bisa menjadi penyangga fasilitas kesehatan bagi pasien Covid-19,’’ kata Emil.

Dia sempat menyinggung ketimpangan bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit antardaerah. RSUD Soedono, misalnya, 102 tempat tidur (TT) yang disediakan full. Bahkan, 24 pasien harus menunggu dirawat sementara di instalasi gawat darurat (IGD). Termasuk RSUP Dungus dan Rumah Sakit Lapangan (RSL) Joglo, Dungus, yang juga penuh. Sementara BOR RSUD Dolopo Madiun masih 50 persen. ‘’Di Soedono penuh, tetapi BOR di kabupaten ada ruang,’’ ujarnya.

Karena itu, lanjut Emil, perlu relaksasi dan kerja sama antardaerah. Yakni, menyediakan ruang untuk yang kondisinya berat. Sehingga, rumah sakit rujukan Pemprov Jatim hanya dikhususkan merawat pasien bergejala berat. Sementara gejala sedang dan ringan dapat dirawat rumah sakit daerah masing-masing. ‘’Kedatangan kami satu, memastikan fasilitas kesehatan di daerah, khususnya Madiun Raya. Harus ada penyangga di daerah masing-masing,’’ tegas Emil. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button