Madiun

RSUD Kota Madiun Tekan Risiko Penyebaran Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Belum diketahui pasti kapan pandemi berakhir. Segala upaya terus diperjuangkan pemerintah beserta otoritas kesehatan. Namun, masyarakat tidak boleh panik. Tetap menyikapi situasi dengan waspada dan selalu mengindahkan anjuran physical distancing sesuai protokol pencegahan Covid-19.

RSUD Kota Madiun berupaya memberi rasa aman bagi setiap pasien yang datang berobat. Jika kedapatan suhu tubuh di atas 37,8 derajat Celsius, langsung diarahkan ke poli umum untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Jika terpantau normal, petugas akan merekatkan stiker bertuliskan I am Cool. ‘’Itu bagian dari upaya physical distancing yang kami terapkan,’’ kata Kasubag Umum RSUD Kota Madiun Cahyo Budi Darmono.

Kemarin Jawa Pos Radar Madiun merasakan langsung dihadang petugas di bagian informasi. Suhu tubuh terpantau normal, stiker I am Cool pun direkatkan. Rumah sakit milik pemkot ini juga menerapkan pembatasan di ruang tunggu. Baik di loket, poli, maupun farmasi. ‘’Kursi kami beri jarak dengan tanda silang. Di tanda itu, pengantre dilarang menduduki,’’ ujarnya.

Di tengah pandemi ini, pelayanan kesehatan di RSUD Kota Madiun tetap berjalan normal. Pun, seluruh petugas yang berada di garda terdepan pantas mendapatkan dukungan. ‘’Jika keluhan pasien tidak terlalu parah atau istilahnya bisa berobat jalan tidak usah keburu ke rumah sakit. Untuk menghindari risiko,’’ terangnya.

Direktur RSUD Kota Madiun dr Agus Nurwahyudi bahkan harus turun untuk cek keliling rumah sakit setiap harinya. Memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara normal. Dia juga intens mengecek fasilitas ruang observasi dan isolasi penanganan Covid-19. ‘’Keliling terus ini,’’ kata Agus.

Agus juga menekankan bahwa tim medis juga tidak boleh egois. Artinya, wajib memperhatikan kesehatan, terutama kebugaran. Tim medis bisa berolahraga ringan seperti senam. Asal menerapkan protokol yang telah ditetapkan. Dengan menjaga kebugaran, akan dapat memberikan layanan prima kepada pasien. ‘’Jaraknya diatur sedemikian rupa. Apalagi ini mendekati Ramadan. Siapa pun wajib memperhatikan kesehatan,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close