Ngawi

RS Lapangan ATP Ngrambe, Dinkes Jatim Sebut Banyak Kekurangan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Agro Techno Park (ATP) Ngrambe yang jauh hari disiapkan sebagai karantina fasilitas khusus (karfaskus) ternyata belum memenuhi persyaratan. Kendala itu diketahui usai tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur meninjau bangunan pelatihan dan pengembangan pertanian itu Jumat lalu (25/6).

Bila ingin segera beroperasi, pemkab harus menyelesaikan kekurangan persyaratan maksimal Selasa (29/6). Pasalnya, pada hari itu Dinkes Jatim berencana mengecek ulang kesiapan operasional rumah sakit lapangan. Dengan kalimat lain, pemkab hanya punya waktu sehari semalam untuk membereskan kekurangan. ‘’Kami mengupayakan selesai Selasa,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Senin (28/6).

Berdasar catatan Dinkes Jatim, jalur mobilitas tenaga medis dan pasien terkonfirmasi positif harus dipisahkan. Lokasi yang direkomendasikan untuk jalur bersih (khusus petugas medis) adalah gerbang utama. Sedangkan jalur kedatangan pasien dari pintu masuk sebelah selatan menuju ruang perawatan. ‘’Untuk meminimalkan transmisi penularan ke tenaga medis,’’ ujarnya.

Dinkes Jatim juga meminta penyediaan ruang transit darurat. Sebelum masuk ruang perawatan, pasien yang datang menempati ruangan itu terlebih dahulu. ‘’Ruang transit masih dikaji di sebelah mana penempatannya,’’ ucap bupati. (sae/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button