Pacitan

Rogoh Uang Pribadi demi Kelangsungan Penyu

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pamor Konservasi Penyu Pantai Taman, Pacitan, terus meredup. Semakin sepinya pengunjung membuat anggota pengelola objek wisata edukasi banyak yang keluar. ‘’Dari 43 relawan pada 2012, kini hanya tinggal beberapa orang,’’ kata Suyanto, salah seorang pengelola konservasi, Minggu (2/2).

Suyanto menjelaskan, sejauh mana kelangsungan konservasi mengandalkan pemasukan dari pengunjung. Bila sepi, otomatis tidak punya uang kas untuk operasional sehari-hari. Biaya pakan penyu, misalnya. ‘’Kadang saya pakai uang pribadi,’’ ujar pria 49 tahun tersebut.

Hingga kini, sekitar 5 ribu ekor penyu terselamatkan dan dikembalikan ke habitatnya. Beruntung, ketika musim bertelur pada Maret dan September, masih banyak kelompok konservasi yang membantu patroli menyisir pantai. Ketika penyu mendarat, telurnya dipindah ke tempat penetasan. ‘’Kalau dibiarkan di pantai banyak ancaman yang akan merusak telur. Mulai cuaca, binatang, dan abrasi,’’ jelasnya.

Suyanto menyebut, pihaknya tidak hanya menangani konservasi. Namun juga penyelamatan penyu yang terluka atau stres. Saat ini ada lima ekor penyu yang tersisa sebagai sarana edukasi pengunjung. Dia berharap ada keterlibatan pemkab agar konservasi bisa tetap eksis. ‘’Minimal membuat lokasi ini kembali menjadi daya tarik masyarakat,’’ ucapnya. (mg2/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close