Magetan

Road Barrier Jalan Kawedanan-Takeran Dikeluhkan

Belum Dicat, Kurang Bermanfaat

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Keberadaan road barrier di Jalan Raya Kawedanan–Takeran dikeluhkan pengguna jalan. Beton pembatas sepanjang 200 meter itu dianggap kurang bermanfaat. ‘’Kalau siang memang terlihat jelas, tapi saat malam hampir tidak terlihat,’’ kata Wakhid Nugroho, salah seorang pemotor, Kamis (13/8).

Sepengetahuan Wakhid, pembatas jalan berbahan beton itu terpasang sebulan terakhir. Menurut dia, keberadaannya cukup membantu. Kendaraan yang hendak menyalip tidak lagi memakan badan jalan secara penuh. Selain itu, memudahkan pejalan kaki yang ingin menyeberang. ‘’Saya yakin, yang baru kali pertama lewat saat malam tidak bisa menyadari ada road barrier,’’ ujarnya.

Menurut dia, road barrier seharusnya dicat dengan warna terang. Saat malam bisa memantulkan cahaya yang bisa disadari pengguna jalan. ‘’Selain itu, lampu penerangan di Jalan Kawedanan-Takeran sepertinya masih kurang,’’ ucap warga Kelurahan Rejosari, Kawedanan, tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Magetan Joko Trihono mengatakan, median itu diperlukan dari segi kelengkapan jalan. Pengguna jalan bisa mengontrol kecepatannya ketika berkendara. ‘’Karena ruas jalan cukup lebar dan sepi saat malam,’’ ujarnya.

Mengenai keluhan masyarakat, Joko menyebut pemasangannya oleh dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) belum sepenuhnya selesai. Road barrier bakal dicat seperti di Sukomoro. ‘’Median ini juga upaya mencegah balapan liar oleh para remaja di kawasan Kawedanan,’’ katanya.  (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close