Ponorogo

Ribuan Santri Pindah Nyoblos di Ponorogo

PONOROGO – Pondok pesantren (ponpes) menyumbang ribuan calon pemilih baru Pemilu 2019 di Ponorogo. Dari hasil pindah pilih yang digelar komisi pemilihan umum (KPU) setempat beberapa waktu lalu, 2.642 calon pemilih baru didapat dari sejumlah ponpes. Dimungkinkan angkanya terus bergerak lantaran proses pindah pilih masih berlangsung hingga akhir Maret. ‘’Paling banyak dari pondok pesantren,’’ kata Komisioner Divisi Data KPU Ponorogo Munajat kemarin (22/2).

Ribuan santri itu bisa pindah pilih menggunakan formulir A-5. Munajat menjelaskan, mereka masuk daftar pemilih tambahan (DPTb). Perinciannya, 2.084 pemilih laki-laki dan 558 pemilih perempuan. Paling banyak dari Kecamatan Mlarak. Di kecamatan tersebut terdapat Pondok Modern Gontor. Jumlah pemilih baru mencapai 924 jiwa. Terbanyak kedua Siman, 819 pemilih baru. ‘’Paling banyak Mlarak karena ada pondok dan kampus Universitas Darussalam Gontor,’’ urainya.

Tambahan ribuan pemilih baru itu otomatis berimplikasi pada masalah lain. Mereka juga perlu difasilitasi tempat pemungutan suara (TPS) baru. Sejauh ini, lanjut Munajat, KPU mengestimasikan 12 TPS baru dari hasil DPTb. Total TPS diperkirakan 2.939 titik. ‘’Khusus di Desa Gontor, ada tambahan lima TPS baru dari DPTb,’’ ujar Munajat.

Selain ribuan pemilih baru masuk, juga terdapat ratusan pemilih keluar, pindah pilih di luar Ponorogo. Jumlahnya mencapai 589 pemilih. Lewat berbagai perubahan itu, total DPT di Bumi Reyog jadi 754.389 pemilih. Ada kemungkinan dapat berubah, termasuk tambahan di DPTb. Masyarakat, kata Munajat, boleh mengurus pindah pilih sampai 30 Maret mendatang. ‘’Jadi, angkanya masih bisa terus bergerak,’’ sebutnya.

Perubahan DPT bakal dipelototi badan pengawas pemilu (bawaslu). Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Ponorogo Juwaini mengatakan bakal mencermati DPTb usai dirangkum KPU. Dimungkinkan angka-angka itu akan di-breakdown bawaslu. Sebab, bawaslu juga berkoordinasi dengan sejumlah ponpes untuk menghitung calon pemilih baru yang harus difasilitasi. ‘’Kami akan melakukan pencermatan dari hasil koordinasi dengan ponpes-ponpes,’’ pungkasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button