Mejayan

Ribuan Santri di Kabupaten Madiun Curi Start Mudik

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Para santri di Kabupaten Madiun curi start mudik. Mereka telah meninggalkan pondok pesantren (ponpes) sebelum larangan mudik diberlakukan. ‘’Surat pemberitahuan itu (larangan mudik bagi santri, Red) segera kami sebarkan,’’ kata Kasi Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun Muhammad Tafrikhan Selasa (4/5).

Tafrikhan tidak membantah pengedaran surat larangan mudik itu terlambat. Pasalnya, mayoritas santri sudah lebih dulu pulkam. Terutama yang berasal dari luar daerah. ‘’Saat ini santri yang masih ada di ponpes sekitar satu persen dari jumlah keseluruhan,’’ ujarnya.

Tafrikhan menyebut, ada sekitar 6.500 santri yang tersebar di 93 ponpes di Kabupaten Madiun. Jumlah santri tiap ponpes antara 150 hingga labih dari 1.000. Sementara 99 persen santri telah pulkam sebelum larangan mudik diturunkan. ‘’Awalnya ada dispensasi mudik, tapi kemudian dilarang. Sementara, di tingkat provinsi dilakukan Zoom Meeting Sabtu lalu (1/5) sebagai tindak lanjut larangan itu,’’ tuturnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button