Magetan

Revitalisasi Jalur ke Puncak Lawu via Ngiliran

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Jalur pendakian menuju puncak Lawu makin banyak alternatif. Menyusul rencana Pemdes Ngiliran membuka akses baru tahun ini. Jalur pendakian via Desa Ngiliran itu sempat vakum lama lantaran kalah pamor dengan jalur Cemoro Sewu. ‘’Proses peremajaan jalur tersebut sudah kami mulai sejak Desember 2019 lalu,’’ kata Kades Ngiliran Karmo Selasa (21/1).

Panjang jalur itu mencapai 8 kilometer. Lebih panjang daripada jalur Cemoro Sewu yang mencapai 6 kilometer. Namun demikian, medannya lebih mudah dibandingkan dua jalur pendakian ke puncak Lawu lainnya. ‘’Ya nanti kan tetap ada uji cobanya juga,’’ ujarnya.

Karmo mengungkapkan, jalur pendakian ke puncak Lawu via Ngiliran terdapat banyak spot menarik. Seperti padang sabana yang dapat menjadi objek fotografi. Tentu itu bisa menjadi alternatif pilihan para pendaki yang ingin menjajal tantangan baru. ’’Kami juga mengajak para pendaki untuk menaman biji buah-buahan ketika jalur itu resmi dibuka. Tujuannya untuk pelestarian kawasan hutan,’’ terangnya.

Sampai saat ini, kata dia, pembersihan jalur terus dilakukan. Karmo berharap proyek yang dikerjakan oleh 17 orang itu bisa selesai akhir bulan ini.  Termasuk rencana merabat sebagian jalur pendakian di dekat pintu masuk. Hanya, pihaknya masih menunggu pengajuan Pengakuan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) untuk disetujui oleh Kementerian LHK guna mewujudkan pembangunan tersebut. Dengan harapan, ke depan pengelolaannya bisa ditangani warga. ‘’Sehingga memunculkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Tapi, itu harus ditandatangani dulu, ini masih menunggu,’’ ungkapnya. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close