AdvertorialNgawi

Reuni Akbar Espero 0202.2020 Luar Biasa

Hadirkan Ribuan Peserta Mulai Angkatan Pertama

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sekitar tiga ribuan alumnus ambyar bareng dalam kegiatan reuni akbar, Espero julukan  SMPN 2 Ngawi, Minggu (2/2). Bersama kurang lebih seribuan siswa SMPN 2 Ngawi lainnya, mereka berjoget menikmati penampilan memukau The Lord of Broken Heart Didi Kempot. Tiga ribu alumnus tersebut terdiri dari 40 angkatan Espero. Mulai angkatan pertama, Tahun 1962 hingga Tahun 2002. ”Alhamdulillah, antusiasmenya, termasuk angkatan sepuh luar biasa, ” tegas Ketua Panitia Reuni Akbar Espero dr Zain Ratna Priyanto.

Zain mengungkap jika reuni akbar Espero baru kali pertama di gelar. Kegiatan tersebut dimulai sejak pukul 06.00. Kegiatan tersebut diawali kunjungan alumnus sekaligus peserta reuni ke sekolah. Usai ramah-tamah singkat, mereka ikut dalam kegiatan jalan santai. Rutenya ringan. Dimulai dari depan SMPN 2 Ngawi, Jalan Jaksa Agung Suprapto- Dr Sutomo-Ronggowarsito dan berakhir di Alun-alun Merdeka Timur. ”Masuk ke sana sarapan pecel, ala Ngawi. Nanti dapat sovenir tumbler, untuk program go green. Meminimalisir sampah. Tidak ada nasi kotak, tapi kami pakai besek, ” bebernya.

Usai Bupati Ngawi, Budi Sulistyono dan undangan lainnya tiba kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pengukuhan ikatan alumni yang diketuai Brigjen TNI Sugeng Budi Harsono. Selanjutnya para alumnus memberikan penghargaan kepada bapak dan ibu guru. Terutama guru angkatan. Berupa cindera mata, juga uang saku sebagai tanda terimakasih para alumnus. ”Kemudian penampilan talent dari anak-anak SMPN 2 Ngawi yang beprestasi. Termasuk yang juara-juara. Pukul 10.00 sampai kurang  lebih 12.00 Didi Kempot perform, ” tambahnya.

Dalam reuni akbar itu peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah. Ada sepeda motor dan banyak hadiah lainnya. Menurutnya, total biaya kegiatan tersebut kurang lebih Rp 1 miliar. Sekitar Rp 200 jutaan diberikan untuk guru dan sekolah termasuk pembangunan toilet. ”Kebetulan banyak alumni yang sukses. Wabup, ketua DPRD, ibu bupati, kajari, kapolres, kasdim, kadindik dan banyak kadin (kepala dinas, Red), ” jelasnya.

Reuni akbar itu juga menggelar pesta durian. Sebanyak satu truk atau pikap ukuran besar durian bakal didatangkan. Durian tersebut dilelang. Hasilnya bakal disumbangkan untuk pembangunan masjid alumni Al-qolam. ”Saya berharap alumni yang belum ikut dan baru dengar bisa bergabung di ikatan alumni nantinya. Bentuk kegiatan sosial, pemberian bantuan ke anak yatim-piatu, fakir miskin, bencana banjir dan kegiatan sekolah lainnya, ” tegasnya sambil berharap mampu menggelar reuni super akbar, diikuti seluruh alumni hingga 60 angkatan berikutnya.

Ketua Steering Committee (SC) Ony Anwar Harsono sekaligus menyebut kemeriahan kegiatan tersebut diluar ekspektasi. Jika awalnya diprediksinya hanya diikuti 2 ribuan peserta, bahkan mencapai 4 ribuan peserta. Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Ngawi itupun bangga. Pun berterimakasih kepada seniornya itu yang datang dari seluruh daerah di tanah air. Bahkan ada yang dari Belanda. Hal tersebut membuktikan kepedulian para alumni yang ingin bersilaturahmi dengan guru, kakak maupun adik angkatannya. ”Ada manfaat lain yang bisa disinergikan seluruh keluarga besar SMPN 2 Ngawi. Agar guyub rukun, memiliki andil membangun Ngawi ke depan jauh lebih baik, ” jelasnya.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyebut alumni SMPN 2 Ngawi memiliki kekuatan yang hebat. Ribuan peserta terdiri dari teman sebangku, sekelas dan seangkatan hadir di Ngawi. Mereka pun disebutnya heran dengan Ngawi. Bahkan bangga. Perkembangan Ngawi dianggap luar biasa. ”Espero sendiri inovatif, kreatif dan hebat. Bisa menggerakkan alumni datang ke Ngawi. Seperti ada semangat atau spirit tersendiri, ” tegasnya. (ti9/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button