Pacitan

Rem Blong, Puluhan Karung Bihun Tercecer

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Puluhan karung bihun tercecer di Jalan Pacitan-Ponorogo Km 45 Kamis (6/12). Bahan makanan itu tumpah dari bak truk Hino nopol W 8404 XC akibat terguling di ruas masuk Desa Gemaharjo, Tegalombo, Pacitan.

Hendrik Fitriyanto, 33, sopir truk, dan kernetnya, Mulanto, 44, selamat dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal tersebut. Keduanya asal Desa Watugolong, Krian, Sidoarjo. ‘’Sopir sempat terjepit karena bodi depan truk menghantam pohon,’’ kata Kanit Laka Satlantas Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo.

Laka lantas bermula ketika truk melaju dari utara menuju Pacitan. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP), kondisi jalan menurun dan menikung. Namun, tidak ada tanda-tanda sopir mengurangi kecepatan. Laju kendaraan jadi tidak terkendali. ‘’Truk terguling ke kiri dan terseret belasan meter sebelum akhirnya berhenti karena menabrak pohon,’’ terangnya.

Amrih mengungkapkan, puluhan karung bihun muatan truk tumpah di tepi jalan. Beberapa masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter. Lainnya tersangkut di guard rail. Truk nyaris terjun jurang karena jarak tersisa sekitar tiga meter. ‘’Hasil penyelidikan, dugaan sementara rem truk blong,’’ ujarnya.

Warga yang mengetahui insiden itu berusaha menyelamatkan sopir yang terjepit di ruang kemudi. Proses evakuasi yang memakan waktu hampir satu jam membuat kesadaran korban menurun. Sopir dan kernet dilarikan ke Puskesmas Tegalombo. ‘’Kepala bagian kiri belakang sopir robek. Kalau kernet hanya luka-luka,’’ tuturnya.

Polisi dan puluhan warga membalikkan truk dengan cara manual. Ditarik menggunakan tali. Arus lalu lintas sempat tersendat selama proses evakuasi. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button