Ngawi

Rekrutmen CPNS di Ngawi Masih Abu-Abu

Pusat Hanya Minta Daerah Hitung Ulang Kebutuhan Pegawai

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemkab Ngawi tahun ini masih abu-abu. Sejauh ini pemerintah pusat belum memberikan sinyal bagi daerah untuk menggelar proses penjaringan abdi negara.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Ngawi Sumarsono mengatakan, pihaknya sudah mengikuti rapat virtual bersama tiga lembaga pusat. Yakni, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Salah satu topik pembahasan dalam rapat via online tersebut mengenai persiapan pelaksanaan seleksi CPNS 2020. ‘’Tapi baru sebatas rekonsiliasi data,’’ ungkap Sumarsono Kamis (23/7).

Dia menuturkan, pusat meminta pemerintah daerah melakukan penghitungan kembali angka kebutuhan pegawai. Terutama untuk sektor prioritas seperti tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis. ‘’Jumlah kebutuhan pegawai masing-masing sektornya kami belum tahu, karena sekarang sudah menggunakan sistem e-formasi,’’ ujarnya.

Sumarsono menjelaskan, sistem e-formasi merupakan aplikasi yang diluncurkan KemenPAN-RB untuk menghitung tingkat kebutuhan pegawai. Masing-masing unit kerja diwajibkan mengisi jumlah kebutuhan pegawainya sesuai hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja (anjab-ABK). ‘’Nanti setelah KemenPAN-RB menurunkan formasinya, baru bisa kami ketahui,’’ terangnya.

Dia menambahkan, peluang rekrutmen CPNS dilaksanakan tahun ini atau tidak masih fifty-fifty. ‘’Memang kebutuhan pegawai (di lingkup Pemkab Ngawi) sudah mendesak. Tapi, sampai sekarang belum ada keputusan digelar atau tidak,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close