Ngawi

Rekor! Sehari Labkesda Ngawi Uji 130 Spesimen Covid-19

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ini bukan ketiban durian runtuh namanya. Petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Ngawi sempat menguji hingga 130 spesiman Covid-19 dalam sehari. Kendati diklaim tidak memengaruhi beban kerja, pengecekan itu secara tidak langsung berdampak pada psikologis tenaga medis.

Menilik rata-rata hanya 60 sampel swab yang masuk ke laboratorium polymerase chain reaction (PCR) per harinya. Terhitung sejak labkesda mengantongi izin operasional dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) April lalu. Artinya, ada peningkatan diagnosis paparan virus korona hingga dua kali lipat. ‘’Tambahan itu yang terbanyak setelah Lebaran,’’ kata Kepala UPT Labkesda Ngawi Sutarto, Jumat (18/6).

Sutarto tidak bisa memastikan peningkatan seratusan spesimen itu indikasi beban pengujian ke depannya bakal meningkat. Sebab, sampel yang masuk pada hari-hari berikutnya kembali di kisaran 50 hingga 60. Spesimen tersebut dari warga lokal yang dinyatakan reaktif hasil uji cepat antigen. Juga warga Ngawi yang terkonfirmasi reaktif dari daerah lain. ‘’Semoga tidak ada penambahan kasus,’’ harapnya.

Dia menyebut, lima analis tidak kelimpungan menguji spesimen hingga tiga digit itu. Sebab, mesin PCR mampu memproses 94 spesimen dalam sekali running. Sehingga, sisa 36 sampel dari 130 yang masuk itu diuji tersendiri. ‘’Proses sekali running sekitar 3,5 jam,’’ ujarnya. (mg5/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button