Madiun

Rekanan Baru Disarankan Gunakan Jasa Jukir Lama

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penambahan titik parkir baru yang bakal dikelola CV Nava Lintang Mukti tidak ditetapkan begitu saja. Namun sudah melalui hasil survei yang dilakukan pada tahun lalu. Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun Harum Kusumawati belum lama ini. Menurutnya, pembambahan titik parkir baru tersebut mempertimbangkan pertumbuhan usaha baru di beberapa ruas jalan yang ada. ‘’Ada usaha baru sehingga harus ditambahkan titik parkir baru,’’ kata Harum, Jumat (19/2).

Diharapkan penambahan titik parkir baru mampu mendongkrak pundi-pundi pendapatan daerah. Meski, penawaran CV Nava Lintang Mukti turun di angka Rp 2,646 miliar, jika dibandingkan dengan nilai tawar PT Bumi Jatimongal Permai saat lelang 2019 lalu Rp 3,13 miliar.

Harum menyebut bahwa penawaran itu sudah di atas harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 2,515 miliar. Tiga rival lainnya mengajukan penawaran di bawah pemenang tender kali ini. CV Bhakti Jaya Mulya Rp 2,617 miliar, CV Dumai Tirta Lestari Rp 2,590 miliar, dan PT Bina Motor Sejahtera Rp 2,570 miliar. ‘’Jadi, targetnya sudah sesuai penawaran tertinggi. Itu nanti flat selama setahun,’’ jelas mantan kepala DPMPTSP tersebut.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pihak pengelola tetap menggunakan jasa jukir lama. ‘’Bisa menambah bisa memanfaatkan jukir lama,’’ pungkasnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button