Mejayan

Realisasi Perbaikan Jembatan Kebonagung Batal

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kerusakan Jembatan Kebonagung, Balerejo tak tertangani tahun ini. Sekalipun akses penghubung Kecamatan Balerejo-Wonoasri itu berulang kali dikeluhkan pengendara. Biangnya, ketinggian antara badan jembatan dengan oprit (segmen penghubung jalan dengan jembatan) yang jomplang. Kondisi oprit lebih rendah sekitar 15 sentimeter ketimbang badan Jembatan Kebonagung.

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun Anang Tri Tjahjono menyatakan pada tahun ini perbaikan hanya menyentuh Jembatan Mojorayung IV. Persoalannya karena anggaran terimbas refocusing. ‘’Rencananya (jembatan Balerejo-Wonoasri) dianggarkan Rp 600 juta untuk pelebaran,’’ ungkap Anang sembari menyebut sumber anggaran dari dana alokasi umum (DAU).

Diketahui, DPUPR Kabupaten Madiun tahun ini mendapat jatah anggaran Rp 69 miliar. Sementara pada 2020, instansi tersebut digelontor dana Rp 140 miliar. Kempisnya dompet DPUPR untuk melaksanakan tupoksinya itu buntut refocusing anggaran. Bahkan, anggaran DPUPR sebelum pandemi berkisar Rp 170 miliar per tahun. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button