Pacitan

Razia Masker Dapat Tangki Modifikasi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Jumlah pasien positif korona di Pacitan terus bertambah. Namun, itu tak membuat nyali sebagian warga ciut. Buktinya, Minggu malam lalu (10/5) petugas Polres Pacitan mendapati kerumunan warga mengantre bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Ploso. Selain tak semua warga memakai masker, physical distancing pun diabaikan. ‘’Kami atur mereka agar menjaga jarak dan memakai masker,’’ kata Kasatlantas Polres Pacitan AKP Budi Setiyono.

Di tempat dan waktu yang sama, Budi mendapati belasan kendaraan antre menyalahi aturan. Mayoritas sepeda motor yang dimodifikasi para pemiliknya. Salah satunya, menambah ukuran tangki BBM. ‘’Ada juga yang knalpotnya brong, bannya tidak sesuai,’’ ujarnya.

Budi menduga, modifikasi tersebut agar mampu menampung BBM lebih banyak. Selanjutnya dijual eceran. Padahal, modifikasi melanggar aturan. Sehingga, sejumlah kendaraan itu didata dan ditilang. ‘’Kami lakukan penindakan tilang, karena kalau dibiarkan akan seenaknya sendiri,’’ tuturnya.

Antrean tersebut kerap dikeluhkan para pengguna jalan. Terlebih di tengah pandemi korona. Upaya persuasif terus dilakukan, namun ada saja warga yang tak mengindahkan imbauan. ‘’Kami akan intensif berpatroli, termasuk ke SPBU lain. Kalau terbukti melanggar, kami tindak. Karena kita semua tidak ingin kasus korona terus bertambah,’’ jelasnya.

Ali Murtado, salah seorang pengantre BBM, mengaku sengaja menambah ukuran tangki sepeda motornya. Gunanya menampung BBM lebih banyak untuk dijual kembali di rumah. Sehingga, tak bolak-balik dari rumahnya di Kebonagung, yang berjarak lebih dari 10 kilometer. ‘’Kena tilang, STNK-nya juga mati,’’ ujarnya.

Bukan kali pertama ini dia mengantre di tempat tersebut. Pun rutin beberapa hari sekali. Berbeda dengan sebelum pandemi, jumlah pengantre saat ini berkurang drastis. ‘’Tadi pas nunggu ada polisi datang,’’ ungkapnya sembari menyebut tangkinya dapat menampung delapan liter bensin. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button