Madiun

Rawan Dicaplok, Ratusan Aset Pemkab Madiun Tak Bersertifikat

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemkab Madiun terus berupaya mengamankan aset daerah. Tahun ini berkas belasan bidang lahan masuk ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk penyertifikatan. Namun, itu hanya sebagian kecil. ‘’Total tanah aset Pemkab Madiun yang tercatat dalam neraca ada 787 bidang. Yang sudah bersertifikat 380 bidang,’’ kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun Suntoko, Sabtu (22/5).

Sehingga, masih tersisa 407 bidang lahan yang harus dituntaskan. Upaya penyertifikatan ratusan bidang lahan itu sudah dimulai jauh hari sebelumnya. Pada 2020 pihaknya telah mengajukan penyertifikatan 161 bidang. ‘’Yang sudah terbit sertifikatnya sebanyak 38 bidang. Sisanya masih dalam proses,’’ ujarnya.

Tahun ini pemkab menargetkan 246 bidang untuk disertifikatkan. Yakni, 25 bidang tanah kewenangan BPKAD. Selain itu, ada 165 bidang ruas jalan dan 56 bidang saluran irigasi yang menjadi kewenangan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat. ‘’Sampai saat ini kami (BPKAD, Red) sudah menyampaikan dokumen penyertifikatan 14 bidang. Untuk jalan dan irigasi masih proses pemberkasan dokumen,’’ terang Suntoko. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button