Ponorogo

Ratusan Tanah Aset Pemkab Ponorogo tanpa Sertifikat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ratusan bidang tanah aset daerah Pemkab Ponorogo belum bersertifikat. Total 975 bidang tanah. Dari jumlah tersebut, 25 bidang di antaranya akan disertifikatkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun ini. ‘’Penyertifikatan disesuaikan anggaran dan kemampuan daerah setiap tahun,’’ kata Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Darah (BPPKAD) Kabupaten Ponorogo  Bambang Tri Wahono Minggu (26/1).

BPPKAD mencatat, pemkab memiliki aset 1.414 bidang tanah. Tersebar di berbagai kecamatan. Mayoritas disewakan kepada pihak ketiga sebagai lahan pertanian. Dari jumlah tesebut, 439 bidang sudah bersertifikat. Proses penyertifikatan dilakukan setiap tahun. ‘’Karena targetnya memang tinggi, sehingga tidak bisa langsung maksimal,’’ ujarnya.

Total, masih ada 975 bidang tanah yang perlu disertifikatkan. Sementara kemampuan daerah setiap tahun hanya 25 hingga 50 bidang. Selain biaya, pengurusan dokumen juga butuh waktu cukup lama. Penyertifikatan tanah tahun lalu, misalnya, hanya 25 bidang yang dirampungkan BPN.

Untuk menyertifikatkan tanah aset daerah, pihaknya perlu membuka kembali dokumen sejarah kepemilikannya. Serta, pemanfaatannya terdahulu. ‘’Istilahnya dokumennya minim. Walaupun faktanya, penguasaan ada di pemkab. Contohnya, tanah eks bengkok. Semua dikuasai pemkab meski legalnya belum semua ada,’’ ujar Bambang.

Dia menyebut, bidang tanah yang bersertifikat belum mencapai separo. Keterbatasan anggaran juga jadi kendala. ‘’Tidak mungkin membuat anggaran besar untuk penyertifikatan. Kami juga mengukur kemampuan setiap tahun. Tapi tetap kami upayakan,’’ tuturnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close