Ngawi

Ratusan Santri Dipulangkan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi Wabah Covid-19 tidak hanya memaksa pemkab meliburkan sekolah. Sejumlah pondok pesantren di Ponorogo juga memutuskan memulangkan sebagian santrinya. ‘’Total ada enam bus yang mengangkut santri dari Ponorogo,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ngawi drg Endah Pratiwi Minggu (29/3).

Dia menjelaskan, untuk mengurai massa, rombongan santri diturunkan di lima titik. Yakni, kantor Bulog di Geneng, terminal lama, Padas, Puskesmas Teguhan di Kecamatan Paron. ‘’Masing-masing satu bus. Sedangkan dua bus lainnya di lapangan Jogorogo,’’ ungkapnya.

Kedatangan ratusan santri tersebut disambut keluarga masing-masing. Pun, mereka diwajibkan menjaga jarak satu sama lain. Tidak hanya itu, setelah turun langsung dicek suhu tubuhnya dan diminta mencuci tangan. ‘’Total jumlah santri sekitar 400,‘’ kata Endah.

Dia menambahkan, ratusan santri itu masuk kategori orang dalam risiko (ODR). Pun, selama 14 hari ke depan dipantau kondisi kesehatannya oleh petugas puskesmas setempat. ‘’Kami harap mereka segera berterus terang kalau saja merasa kurang enak badan,’’ tuturnya.

Terpisah, petugas surveillance Puskesmas Jogorogo Masruri Efendi menyatakan bahwa penyambutan para santri dilakukan mengacu protokol kesehatan. Termasuk pengecekan suhu tubuh dan cuci tangan. ‘’Dari hasil pemeriksaan, semua dalam kondisi baik,’’ sebutnya.

Dia menambahkan, selama berstatus ODR mereka wajib mengisolasi diri di rumah selama 14 hari dan menghindari kontak langsung dengan keluarga maupun tetangga sekitar. ‘’Jika ada keluhan sakit diharapkan segera melapor atau berobat ke puskesmas terdekat,’’ ujarnya. (mg1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close