Ngawi

Ratusan Personel Jaga Pos Penyekatan 24 Jam

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penyekatan kendaraan di Ngawi saat larangan mudik Lebaran 2021 tak main-main. Sedikitnya 400 personel gabungan dari TNI, polisi, satpol PP, dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) disiagakan untuk menghalau para pemudik di tiga titik.

Mereka berjaga 24 jam di pos penyekatan exit tol Solo–Kertosono (Soker) di Desa Grudo, Ngawi; gerbang keluar-masuk Sragen, Jawa Tengah, di Mantingan; dan Desa Banyuurip yang berbatasan Bojonegoro. ‘’Penjagaan dibagi tiga sif, pagi, siang, dan malam,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Selasa (27/4).

Sebanyak 45 petugas berjaga di exit tol dan masing-masing 34 petugas di dua pos lainnya. Kendaraan bernopol luar daerah yang hendak melintas bakal dicegat. Pengendara dan penumpangnya diminta menunjukkan surat tugas, kondisi darurat, atau keterangan bebas Covid-19.

Bupati menyebut, para pengendara dan penumpang yang tidak dapat menunjukkan surat tugas atau tidak dalam kondisi genting bakal diminta putar balik. Mereka dianggap dalam perjalanan mudik. Beda perlakuan bila satu dari dua surat tersebut dikantongi. Namun, belum mengantongi surat bebas Covid-19. ‘’Nantinya di-rapid test di pos penyekatan,’’ ujarnya seraya menyebut khusus pengendara dari daerah aglomerasi Ngawi atau Karesidenan Madiun boleh melintas. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button