EkonomiMadiun

Ratusan Pekerja Di- PHK, Perusahaan Enggan Lapor

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dampak ekonomi akibat pagebluk korona makin terasa di Kota Karismatik. Sedikitnya 500 pekerja kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Data tersebut dihimpun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun berdasarkan laporan perusahaan. ‘’Mereka yang di-PHK akan diberi kartu prakerja. Itu bantuan pemerintah pusat selama masa darurat pandemi Covid-19,’’ kata Kepala Disnaker Kota Madiun Suyoto Selasa (7/4).

Untuk itu, pihaknya sangat membutuhkan data dari perusahaan. Sehingga, pemerintah dapat memaksimalkan bantuan kartu prakerja tersebut. Data yang dibutuhkan meliputi nama, NIK, dan nomor telepon. Setelah itu data diteruskan ke pemprov dan akan diseleksi Kementerian Ketenagakerjaan. ‘’Bagi pekerja yang lolos dan memenuhi syarat akan dihubungi,’’ ujarnya.

Sayangnya, hingga kini masih banyak perusahaan yang belum melapor. Pun masih ada beberapa cabang perusahaan yang menunggu keputusan manajemen pusat. Data tersebut seharusnya selesai hari ini (8/4). ‘’Saya berharap semua perusahaan segera melapor. Karena ini untuk kebaikan perusahaan dan para pekerja,’’ tuturnya.

Meski tidak ada sanksi bagi perusahaan yang tidak melaporkan PHK, untuk kemanusiaan diimbau segera lapor. Sebab, para pekerja tersebut sebelumnya telah mengabdi di perusahaan. ‘’Dengan dilaporkan ke Disnaker Kota Madiun, semampunya akan kami fasilitasi jika perusahaan tidak bisa memberi pesangon,’’ jelas Suyoto.

Pihaknya  telah berusaha memediasi pekerja dengan perusahaan. Menegosiasikan dan membuat komitmen bersama bayar gaji tidak penuh selama masa pandemi Covid-19. Baik hanya gaji pokok atau hanya dibayar 75 persen. ‘’Agar tidak ada yang di-PHK, sudah kami beri beberapa opsi. Tapi, semua kembali pada kebijakan perusahaan masing-masing,’’ ujarnya.

Sektor pariwisata dan kuliner paling terpuruk. Itu dampak kebijakan physical distancing. ‘’Selain pekerja yang di-PHK, bantuan kartu prakerja akan diberikan kepada para pencari kerja dan pekerja informal terdampak Covid-19,’’ imbuh Suyoto. (mg3/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close