Mejayan

Ratusan Nama Tereliminasi dari Daftar Penerima Bansos

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Nasib kurang beruntung dialami ratusan kepala keluarga (KK) dari kalangan pekerja seni dan wisata serta pedagang kaki lima (PKL) terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Mereka luput mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemkab.

Adapun pendataan warga penerima manfaat dilakukan dinas terkait. PKL, misalnya, di-handle dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdakop-UM). ‘’Kami menyetorkan data ratusan PKL ke dinsos (dinas sosial, Red),’’ kata Kepala Disperdakop-UM Kabupaten Indra Setyawan, Senin (26/7).

Indra mengungkapkan, disperdakop-UM sebatas menyetorkan data PKL. Soal mendapat bansos atau tidak, bukan merupakan kewenangannya. ‘’Kami kirim data PKL seluruh Kabupaten Madiun. Tugas kami sebatas itu,’’ ujar Indra.

Faktanya, tidak semua PKL yang diusulkan itu mendapatkan bansos PPKM. Catatan Dinsos Kabupaten Madiun, dari total 633 nama yang diusulkan, hanya 496 PKL yang mendapatkan bantuan. ‘’Tidak hanya dari klasifikasi PKL, dua yang lain (pekerja seni dan wisata, Red) juga tidak semua dapat bansos,’’ kata Kepala Dinsos Kabupaten Madiun Anang Kusuma.

Sedangkan kalangan pekerja seni, dari 373 usulan hanya 213 nama yang mendapatkan bantuan. Sementara, hanya 239 pekerja wisata dari 547 usulan yang memperoleh bansos. ‘’Globalnya, dari 1.553 usulan yang masuk, 948 yang menerima bantuan,’’ urainya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button