Ngawi

Ratusan Desa di Ngawi Belum Cairkan DD

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Dana desa sebenarnya siap cair sejak Januari. Masalahnya, banyak desa yang ternyata belum memasukkan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) masing-masing ke aplikasi sistem keuangan desa (siskeudes).

Sampai dengan Jumat (28/2), tercatat baru 15 desa dari total 213 desa di Ngawi yang belum mengajukan pencairan dana desa (DD) tahap pertama. ‘’Tapi, jumlah (desa) itu lebih tinggi dibanding tahun lalu,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi Kabul Tunggul Winarno Jumat (28/2).

Pada tahun ini total DD yang dialokasikan ke seluruh desa mencapai Rp 197,2 miliar. ‘’Saat ini baru terserap sekitar Rp 5 miliar dari 15 desa yang berada di lima kecamatan berbeda,’’ ujarnya.

Untuk mempercepat proses pencairan DD, Kabul mengaku sudah memberikan pendampingan bagi desa yang masih kesulitan dalam memasukkan APBDes ke aplikasi siskeudes. ‘’Hingga saat ini sudah ada data yang masuk sekitar 40 desa yang siap untuk melakukan proses pencairan,’’ tuturnya.

Dia berharap semua pemerintah desa (pemdes) segera melakukan pencairan. Dengan begitu, program yang sudah tersusun bisa dimulai. ‘’Tahapan penyaluran DD masih sama seperti tahun lalu. Yang membedakan hanya persentase pencairannya dengan ketentuan 40 persen tahap pertama, 40 persen tahap kedua, dan 20 persen pada tahap ketiga,’’ jelas Kabul.

Kades Kawu Ali Imron mengaku bahwa pihaknya sudah mengajukan pencairan DD tahap pertama sebesar Rp 360 juta. Dengan begitu, program pembangunan bisa segera dimulai. ‘’Rencananya, anggaran itu akan kami gunakan untuk pavingisasi jalan poros yang menghubungkan antara Kedunggalar dengan Pitu. Total panjangnya 700 meter dengan lebar jalan empat meter,’’ ujarnya. (mg1/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close