Magetan

Rasio Tracing Kasus Covid-19 di Magetan Rendah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Rasio pelacakan yang diterapkan di Magetan masih jauh dari standar nasional dan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Para nakes saat ini hanya mampu melacak lima dari satu orang yang terkonfirmasi Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Rohmat Hidayat tak menampik masih lemahnya upaya pelacakan kontak kasus Covid-19 di daerahnya itu turut disorot Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada rapat koordinasi (rakor) evaluasi PPKM di Pendapa Surya Graha, Rabu lalu (8/9). ‘’Setiap kasus aktif perlu diikuti pelacakan yang masif,’’ ujarnya.

Diakuinya, pelacakan tersebut kerap diikuti testing. Baik dengan rapid test antigen maupun tes polymerase chain reaction (PCR). ‘’Entah yang menunjukkan gejala atau tidak, asal memiliki riwayat kontak, perlu dites,’’ tegas Rohmat.

Jika mengacu standar rasio tracing yang berlaku nasional, para nakes di Magetan perlu melacak minimal 15 orang dari satu orang terkonfirmasi. Standar WHO lebih banyak lagi. Yakni, satu banding 30. ‘’Dengan meningkatkan rasio tracing, harapannya positivity rate dapat melandai,’’ tuturnya. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button