Madiun

Rapid Test Gratis Sasar 30 Ribu Warga

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Janji Pemkot Madiun melakukan rapid test (RT) antigen massal bagi warga daerah setempat bukan sekadar isapan jempol. Upaya perlindungan kesehatan dari paparan Covid-19 itu mulai digelar Jumat (3/9). Total sasarannya sebanyak 30 ribu. Seluruh biaya ditanggung pemkot dari pos belanja tidak terduga (BTT) senilai Rp 6 miliar.

Wali Kota Madiun Maidi menyebut, pemkot menggandeng laboratorium dan klinik yang menyediakan layanan RT-antigen. Mereka dikerahkan untuk melakukan skrining kesehatan masif di seluruh lingkungan untuk memastikan kondisi kesehatan warga. ‘’Jika ada yang terkonfirmasi positif langsung ditarik ke isoter, dirawat agar cepat sembuh,’’ kata Maidi.

Maidi menjelaskan, warga yang terkonfirmasi positif bakal dirawat di Rumah Sakit Lapangan Wisma Haji (RSLWH). Langkah itu diyakini mempercepat proses kesembuhan ketimbang menjalani isolasi mandiri (isoman). ‘’Jika tidak ada yang terkonfirmasi, artinya semua sehat. Itu saya baru lega,’’ ujarnya.

Skrining kesehatan itu, lanjut Maidi, merupakan deteksi dini untuk mencegah memburuknya kondisi warga yang sebenarnya terpapar namun belum mengetahui bahwa dirinya positif Covid-19. ‘’Yang saya pelajari, kasus meninggal itu orangnya sakit tapi gaya sehat,’’ ungkapnya. (kid/tr2/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button