Ponorogo

Ranjang Lima RS Rujukan di Ponorogo Nyaris Penuh Semuanya

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Tren kasus Covid-19 di Ponorogo belum kunjung turun. Rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 mengalami lonjakan pasien hingga bed occupancy ratio (BOR) isolasi berstatus zona hitam. Merujuk data dinas kesehatan (dinkes) setempat, ada 120 pasien Covid-19 dengan gejala sedang yang kini menempati ranjang isolasi di lima RS rujukan itu. ‘’Hampir memenuhi total kapasitas 127 ranjang isolasi,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Heni Lestari, Rabu (23/6).

Dengan begitu, tingkat keterisian ranjang atau BOR isolasi di semua RS rujukan mencapai 94 persen. Di RSU Darmayu, kapasitas 16 bed isolasi untuk pasien Covid-19 bergejala sedang terisi semuanya. Demikian pula di RSU Muhammadiyah dan RSU Muslimat hanya tersisa satu ranjang lagi. Sisa dua dan tiga ranjang terdapat di RSU Aisyiyah dan RSUD dr Harjono.

Heni tak menampik bahwa tingginya angka penularan yang berbanding dengan keterbatasan ranjang tidur pasien Covid-19 membuat BOR naik hingga berstatus zona hitam. Dia berharap kurva persebaran coronavirus melandai bersamaan dengan bertambahnya pasien sembuh. Jalan keluar cepat menurunkan BOR sejatinya dengan penambahan kapasitas bed di RS rujukan. ‘’Masyarakat perlu memahami kondisi darurat ini. Patuhi protokol kesehatan,’’ pintanya. (mg4/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button