features

Rakit Drone Jadi Jurus dr Asli Samadi SpOT Me-Refresh Pikiran

Banyak cara untuk menghilangkan kejenuhan. Salah satunya dengan merakit maupun menerbangkan drone. Itulah yang dilakukan dr Asli Samadi SpOT di sela padatnya tugas sebagai praktisi medis.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

JATUH cinta dengan drone dan menjadikannya hobi sudah digeluti Asli Samadi sejak 2014. Awalnya dr Asli Samadi SpOT membeli drone sebatas untuk diterbangkan. Namun, belakangan dia ingin membuat sendiri. Asli lantas berselancar di marketplace dan memesan drone rakitan jenis first person view (FPV).

Sampai saat ini Asli sudah memproduksi sekitar 30 drone FPV rakitan. Tipenya beragam, mulai racing drone, freestyle drone, cinematic drone, drone untuk membuat konten video, hingga mapping drone. ‘’Untuk koleksi pribadi, tidak saya jual,’’ katanya, Sabtu (19/6).

Bagi Asli, menerbangkan drone FPV tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Melainkan terlebih dahulu harus melakukan survei area terbang. Mencakup jalur, angle, tidak banyak kabel, serta jaringan wifi. Jika semuanya memenuhi syarat dan dipastikan aman, dia baru berani menerbangkan. ‘’Dulu pertama latihan di asrama haji, kan luas halamannya,’’ ujarnya.

Agar bisa terbang, peranti pendukung drone FPV harus dipastikan berfungsi dengan baik. Mulai remote controller, baterai, kamera, hingga video transmitter. Juga Google FPV dengan video receiver untuk melihat video feed dari drone secara real time. ‘’Puas sekali rasanya kalau drone bisa terbang dan bermanuver sesuai harapan,’’ sebut dokter spesialis ortopedi itu.

Perakitan sebuah drone diawali dengan merakit frame dan elektrik, setting dan pemrograman di komputer, dan terakhir tes kelayakan terbang. ‘’Harus dites untuk mengukur akurasinya. Kalau ada yang kurang pas, dibetulin lagi,’’ tutur pria 43 tahun itu.

Yang menarik, setiap usai membeli barang, Asli tak pernah ketinggalan me-review-nya. Warga Jalan Salak, Taman, itu juga membuat video tutorial merakit drone dan di-upload ke channel YouTube-nya. ‘’Lumayan, bisa buat refreshing,’’ ucapnya sembari menyebut bahwa untuk merakit satu drone, jika tanpa disambi pekerjaan lain, Asli bisa selesai dalam sehari.

Harga drone FPV koleksi Asli juga bervariasi. Ukuran kecil –biasanya jenis freestyle- di rentang Rp 1 juta-Rp 5 juta. ‘’Kalau dari segi ukuran, yang paling banyak saya rakit propeller 4 sampai 9 inci. Tapi, ada juga propeller ukuran 65 milimeter atau kerap disebut drone micin hingga ukuran 3 inci,‘’ terangnya. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button