Ponorogo

Pusat Gelontor Rp 5,9 Miliar Untuk Tambahan Anggaran Penyelenggaraan Pilkada

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemerintah pusat dan daerah menopang kebutuhan anggaran penyelenggaraan pemilu kepala daerah (pilkada) di tengah pandemi Covid-19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo telah menerima transfer Rp 5,9 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang bersumber dari APBN. ‘’Alokasi untuk daerah per termin. Kami sudah menerima termin pertama,’’ kata Ketua KPU Ponorogo Munajat Minggu (28/6).

Transfer pertama masuk ke rekening KPU Ponorogo pekan lalu. KPU Ponorogo telah beberapa kali mengikuti rapat koordinasi dengan KPU Jatim dan KPU RI perihal tambahan anggaran pilkada yang akan digelar 9 Desember nanti. Pun sudah diminta berdiskusi dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). ‘’Hasil penghitungan kami, tambahan anggaran berkisar Rp 17 miliar,’’ bebernya sembari menyebut termin pertama untuk persiapan pemutakhiran data pemilih.

Anggaran Rp 5,9 miliar, lanjut Munajat, untuk pengadaan berbagai alat kesehatan (alkes) bagi petugas. Mulai masker, face shield, thermo gun, dan sebagainya. ‘’Seluruh alat pelindung diri menggunakan anggaran dari APBN,’’ jelasnya.

Sementara itu, pemkab juga akan mengalokasikan anggaran untuk KPU. Sekda Ponorogo Agus Pramono berencana mengalokasikan Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar. Itu untuk mengakomodasi tambahan honor bagi petugas tempat pemungutan suara (TPS). Pasalnya, jumlah TPS dipastikan bertambah. ‘’Besarannya masih didiskusikan lagi dengan KPU,’’ ujar Agus. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button