Ngawi

Pusat Evaluasi Level Darurat Ngawi Pekan Depan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sejauh mana efektivitas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Ngawi terungkap pekan depan. Pemerintah pusat bakal mengubah mekanisme pengetatan dengan nomenklatur level kedaruratan satu hingga empat.

Tingginya level yang disematkan ke sebuah daerah mengindikasikan pengetatan sebelumnya kurang maksimal. Perubahan mekanisme diterapkan setelah masa perpanjangan PPKM darurat berakhir Minggu nanti (25/7). ‘’Kami masih menunggu Ngawi masuk level berapa. Karena pemerintah pusat yang menentukan status itu,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Kamis (22/7).

Ony menyebut, penggunaan level akan menghapus skema pengetatan mikro dan darurat. Status level antara satu daerah dengan lainnya berbeda. Otomatis strategi pengendalian yang dijalankan pun tidak sama.

Pemerintah pusat menimbang lima indikator dalam menentukan jenjang tersebut. Yaitu, positivity rate, testing dan tracing, bed occupancy ratio (BOR), fatality rate, serta kecepatan vaksinasi. ‘’Yang jelas, semakin tinggi levelnya, kegiatan masyarakat akan semakin diperketat,’’ ujarnya. (sae/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button