Madiun

Puntung Rokok Bakar Satu Petak Hutan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Waspada! Si jago merah mulai mengamuk di kawasan hutan jati produktif milik KPH Madiun. Satu petak yang ditanami jati berusia satu hingga tiga tahun di wilayah Ngadirejo, Kecamatan Wonoasti, beberapa waktu lalu terbakar. ’’Cuaca ekstrem, selain itu masalah utama karena puntung rokok yang dibuang sembarangan,’’ kata Yanto, petugas Perhutani KPH Madiun.

Sebenarnya, sudah sering dia melakukan sosialisasi. Khususnya kepada warga di sekitar hutan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Termasuk sosialisasi bagaimana menanggulangi kebakaran yang nyaris terjadi setiap tahunnya. ’’Langsung diatasi agar tidak menyebar dan melebar sampai KPH Saradan,’’ jelasnya.

Sementara itu, Humas KPH Saradan Suwarno menyampaikan bahwa pihaknya akan menindak tegas. Sasarannya kepada siapa pun yang kedapatan dengan sengaja mencoba merusak seluruh ekosistem pertumbuhan hutan. Mengingat dari hasil koordinasi yang dilakulan olehnya bersama pihak terkait, akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat di area KPH Saradan, Madiun, dan Lawu Ds. Lantaran berada di zona kedua yang memiliki kawasan hutan terbesar di Provinsi Jatim, kondisi ini harus secepatnya dijaga. ’’Sesuai dengan peringatan dari pemerintah pusat harus menindak tegas,’’ katanya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau warganya yang masuk dalam lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) ikut berpartisipasi dalam menjaga hutan. Karena pada dasarnya mereka juga punya andil mendapatkan hasil yang diperoleh dari kawasan hutan tersebut. ’’Artinya, peran LMDH jauh lebih bisa memahami ruang lingkup hutan. Termasuk jika terjadi kebakaran, segera mengantisipasi,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button