Magetan

Puncak Lawu Berembun Es

Pendaki Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Kemarau

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Para pendaki puncak Lawu diminta waspada. Terutama menghadapi cuaca ekstrem memasuki musim kemarau kali ini. Suhu udara di pintu gerbang pendakian Cemoro Sewu saja mencapai 12 derajat Celsius. ‘’Tentu di atas lebih dingin lagi. Bahkan pendaki mendapati embun es di puncak,’’ kata Miko Wicaksono, ketua Paguyuban Giri Lawu (PGL), Minggu (26/7).

Biasanya, jika terjadi embun es, suhu udara di puncak bisa nol derajat Celsius. ‘’Kemarau yang cerah memaksimalkan pancaran panas bumi ke atmosfer pada malam hari. Sehingga suhu permukaan bumi lebih rendah,’’ jelas Miko.

Sedangkan musim penghujan atau peralihan, kandungan uap air di atmosfer cukup banyak. Sehingga, terjadi reservoir panas dan suhu udara permukaan bumi lebih hangat. Embun es, sebut Miko, sudah sempat muncul awal Juli lalu. Beberapa pendaki sempat mengabadikan dan mengunggahnya ke media sosial. Sehingga, banyak yang tertarik untuk melihatnya langsung. ‘’Kami imbau untuk tetap menjaga diri. Persiapan harus lebih matang,’’ pintanya.

Sebaiknya, saran Miko, pendaki tidak mengenakan pakaian yang berpori lebar dan berat. Sebaliknya, mengenakan bahan semiparasit yang ringan, seratnya rapat, dan mudah kering ketika terkena air sehingga membuat pergerakan lebih leluasa. ‘’Embun es hanya ada di puncak, jadi harus persiapan fisik yang matang agar tidak cedera,’’ tegasnya. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close