Pacitan

Puluhan Telur Penyu Menetas di Balai Konservasi Pancer Door

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Momen istimewa terjadi di Pantai Pancer Door akhir pekan kemarin (11/9). Untuk kali pertama, puluhan telur penyu menetas di Balai Konservasi Penyu.

Diawali sebutir telur yang menetas sekitar pukul 12.30. Tengah siang bolong itu, Sahabat Penyu Pacitan dikejutkan munculnya tukik (anakan penyu) yang merangkak pelan ke permukaan pasir konservasi. ‘’Seketika itu kami tunggui sampai malam. Dari 65 telur penyu, yang berhasil menetas sekitar 98 persen,’’ kata Cuboh Hambers, koordinator Sahabat Penyu Pacitan, Minggu (19/9).

Efek cuaca tak menentu membuat masa penetasan telur tidak normal. Lumrahnya telur menetas selang 37 sampai 47 hari. Kali ini, jangka waktunya hingga 66 hari. Relawan sempat pesimistis. Namun, pasir yang semula rata menjadi sedikit amblas. Setelah menetas, tukik tidak langsung dilepasliarkan. ‘’Kami kira tidak akan menetas karena jangka waktunya sudah terlampau lama,’’ tuturnya. (mg5/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button