features

Puluhan Tahun Sudah Radjiman Tekuni Dunia Seni Rupa

Melukis menjadi wadah penyaluran hobi sekaligus sumber pundi-pundi rupiah bagi Radjiman. Sudah tak terhitung lukisan yang dihasilkan warga Jalan Sikatan tersebut. Maklum, Radjiman menekuni dunia seni rupa sejak era 1980-an.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

SEBUAH lukisan dengan objek seorang gadis tampak mencolok begitu memasuki rumah Radjiman. Gadis itu terlihat tengah duduk menekuk lutut. Kedua tangannya sibuk melilitkan tali sepatu baletnya. Lukisan itu merupakan salah satu karya Radjiman yang sudah tak terhitung jumlahnya.

Radjiman akrab dengan peralatan lukis sejak masih duduk di bangku SMP di era 1980-an. Pun, kala itu dia sering ikut perlombaan. ”Belajarnya secara otodidak. Jika menyelesaikan satu lukisan biasanya saya mintakan komentar senior atau teman, kurang bagaimana,” ujarnya, Jumat (18/6).

Aktivitas pria yang kini berusia 56 tahun itu sempat terhenti lantaran harus bekerja. Apalagi, harga cat dulu terbilang mahal. ”Pernah juga sambil nimbrung belajar ke rekan sekaligus minta catnya yang sudah tidak terpakai,” kenangnya.

Puluhan tahun menekuni seni lukis, rumah Radjiman kini penuh sesak dengan lukisan. Mayoritas beraliran naturalis. Objeknya mulai pemandangan alam, satwa, hingga orang. ”Melukis objek orang paling sulit saat membentuk wajah,” aku warga Jalan sikatan, Manguharjo, itu.

Jika dalam kondisi mood bagus, rata-rata Radjiman menyelesaikan satu lukisan dalam tiga hari hingga dua pekan. Tergantung tingkat kesulitannya. ”Dulu sering ikut pameran. Berhubung sekarang ada pandemi, pameran off,’’ ujarnya.

Radjiman merasa lebih nyaman dan lancar melukis saat siang hari. Sebab, pencahayaan sempurna. ”Kebanyakan sih siang. Tapi, waktu apa pun kalau sedang ada (ide) ya langsung melukis,” tuturnya. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button