Madiun

Puluhan Rumah di Bongpay Hayam Wuruk Bakal Digusur

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan rumah semi permanen di kompleks pemakaman Cina alias Bongpay Hayam Wuruk bakal diratakan dengan tanah. Total ada sekitar 90-an rumah yang berada di kompleks tersebut.

Wali Kota Madiun Maidi memastikan keberadaan bangunan tersebut ilegal. Sebab, tidak ada sewa maupun perjanjian yang mengikat. Dia menyebut bahwa pemkot punya sertifikat hak atas tanah bongpay itu. ‘’Ini kota, dan tempat itu sudah bukan makam lagi. Karena orang (Cina) yang meninggal tidak dimakamkan di situ, sudah puluhan tahun. Di situ jadi kawasan kumuh,’’ katanya, Selasa (8/6).

Namun, wali kota belum memastikan fasum apa yang bakal dibangun di atas lahan tersebut. Dia hanya menyebut beberapa opsi. Yakni, rumah susun sederhana sewa (rusunawa), hutan kota, ruang terbuka hijau (RTH), sentra kuliner, kantor kelurahan, atau fasum lainnya. ‘’Yang penting pembangunan itu bermanfaat bagi masyarakat, itu kuncinya. Bukan menyengsarakan orang,’’ ujarnya.

Diketahui, lokasi tersebut telah terbentuk perkampungan yang kondisinya cukup memprihatinkan. Bangunan rumah ala kadarnya didirikan berdampingan dengan makam. Sedikitnya 60 kepala keluarga (KK) tinggal di kawasan itu. Yakni, di RT 13, 14, 15 (RW 03), dan RT 19 (RW 05).

Yayak Suyatno, ketua RT 14, RW 03, Manguharjo, mengklaim bahwa secara prinsip warga mendukung rencana pemkot. Itu dia ketahui saat mendampingi petugas kelurahan dan disperkim melakukan pendataan. ‘’Insya Allah, kalau nanti dialihfungsikan jadi fasum, dari warga alhamdulillah mendukung,’’ ucap Yayak.

Yayak menambahkan, seluruh warga yang tinggal di bangunan liar itu menyadari tempat tersebut bukan milik mereka. Sejak dia hijrah dari Wonogiri dan menetap di kawasan ini 1990-an silam, sudah ada beberapa bangunan rumah. Seiring berjalannya waktu semakin menjamur, hingga terbentuk perkampungan. Dalam kurun waktu itu, nihil makam baru. ‘’Jika sewaktu-waktu diminta, ya dikasihkan. Banyak yang tanya kapan kira-kira eksekusinya, mereka sadar mau siap-siap pindah. Tapi harapannya juga ada solusi,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button