Magetan

Puluhan Ribu UMKM Magetan Ajukan BPUM

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Puluhan ribu unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Magetan sakit-sakitan. Digadang sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah, nyatanya banyak pelaku UMKM terpaksa menutup kios atau lapak mereka imbas pandemi Covid-19. ‘’Apalagi, banyak UMKM terpaksa tutup ketika diberlakukan pengetatan,’’ kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Magetan Pramito Budi Utomo, Rabu (1/9).

Sebanyak 16.773 unit UMKM terdaftar di Dinkop UM Magetan. Mayoritas bergerak di sektor perdagangan kuliner. Budi menyebut, UMKM yang tidak terdaftar mencapai puluhan ribu unit. Pun, banyak yang laju bisnisnya terseok akibat pandemi.

Dia menjadikan angka pemohon bantuan presiden produktif usaha mikro (BPUM) dua tahun terakhir sebagai indikator. Tahun lalu sebanyak 46.147 pelaku UMKM mengajukan BPUM. Namun, hanya 11.945 yang lolos. Tahun ini terdapat 28.174 pelaku UMKM mengajukan diri menjadi peserta program bantuan sebesar Rp 1,2 juta itu. ‘’Tahun ini 9.792 lolos menjadi penerima,’’ papar Budi. (mg5/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button