Magetan

Puluhan Ribu Anak Belum Kantongi KIA

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Permohonan kartu identitas anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Magetan merosot tajam. Dalam sebulan, hanya sekitar 1.700. ‘’Padahal, kalau normal (sebelum pandemi Covid-19, Red) bisa 2.000-an,’’ kata Kepala Dispendukcapil Magetan Hermawan Selasa (14/9).

Dari target 147.393 keping tahun ini, baru terealisasi sekitar 63,39 persen. Atau sekitar 93.436 keping. Hermawan pun belum berani memprediksi capaian yang akan diraih. Sebab, di masa pandemi kondisinya fluktuatif. Bisa naik atau turun sesuai kebijakan pemerintah dan sebagainya. ‘’Belum kalau zona merah dan WfH (work from home) lagi,’’ ujarnya.

Dispendukcapil sempat menutup kantor sekitar tiga bulan saat awal pandemi Covid-19. Tepatnya, Maret hingga Juni lalu. Baru dibuka kembali Juli. Layanan diprioritaskan untuk yang urgen. Sedangkan, KIA tidak termasuk. ‘’Misalnya e-KTP, KK, dan sebagainya,’’ sebutnya.

Sedangkan di luar pandemi pun kesadaran masyarakat mengurus KIA disebutnya rendah. Penyebabnya, manfaat KIA belum banyak dirasakan masyarakat. Padahal, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah bekerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk para pengusaha. ‘’Misalnya dengan memberikan diskon,’’ ungkapnya. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close