AdvertorialNgawi

Puluhan Pegawai Dinkes Ngawi Nonreaktif

Dokter hingga Petugas Kebersihan Di-Rapid Test

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Petugas kesehatan termasuk kelompok berisiko tertular Covid-19. Itu pula yang mendasari Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi melakukan rapid test terhadap puluhan pegawainya. Pun, sesuai petunjuk teknis (juknis) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, mereka termasuk prioritas sasaran tes cepat.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ngawi drg Endah Pratiwi menjelaskan, kelompok prioritas pertama yang di-rapid test itu adalah mereka yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. ‘’Dokter, perawat, pengantar pasien, sampai petugas kebersihan yang mengurusi ruang isolasi masuk dalam kategori tersebut,’’ ujarnya.

Sedangkan prioritas kedua, mereka yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Tes cepat diperlukan bila pemeriksaan menggunakan polymerase chain reaction (PCR) tidak memungkinkan atau butuh waktu lama. ‘’Prioritas selanjutnya yaitu ODP (orang dalam pemantauan, Red) dan mereka yang memiliki kontak erat risiko rendah,’’ tuturnya.

Endah menyebut, rapid test pertama Jumat lalu (29/5) diikuti 76 pegawai. Hasilnya, semua dinyatakan nonreaktif. Rencananya, tes cepat kedua akan dilakukan besok untuk pegawai yang pada pemeriksaan awal lalu sedang work from home. ‘’Ditambah yang kedua, total pegawai yang di-rapid 125 orang,’’ paparnya.

Dia menambahkan, rapid test juga akan dilakukan di 24 puskesmas, puskesmas pembantu, serta polindes. ‘’Semua harus tenang dan tetap ceria untuk meningkatkan imunitas. Yang paling penting adalah disiplin terhadap protokol kesehatan, karena meski hasil rapid test nonreaktif tidak menjamin yang bersangkutan terbebas dari Covid-19,’’ pesannya. (tif/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close