Pacitan

Puluhan Paket Pekerjaan Tak Kunjung Dilelang

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Dana alokasi khusus (DAK) terancam hangus. Puluhan proyek yang didanai pusat itu tak kunjung menapaki tahap lelang hingga pertengahan Juni ini. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengancam bakal menarik sekaligus mengurangi jatah dana perimbangan bagi kabupaten ini di tahun depan.

Seperti diketahui seluruh lelang dari paket pekerjaan yang dibiayai DAK harus teken kontrak sebelum jatuh tempo 21 Juli mendatang. Tiap satuan kerja pengguna anggaran dituntut lekas melaporkan progres pekerjaan proyeknya ke pemerintah pusat. ‘’Kita sudah oprak-oprak meminta agar kuasa pengguna anggaran (KPA) di tiga organisasi perangkat daerah (OPD) penerima DAK segera menyelesaikan lelang,’’ kata Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Pacitan Turmudi, Senin (21/6).

Jika sampai gagal lelang sebelum jatuh tempo, APBD terpaksa tombok untuk melanjutkan proyek yang telah masuk pekerjaan di tahun ini. ‘’Kalau sampai lompat tanggal, anggaran tidak bisa cair. Laporan maksimal 21 Juli. Kita jadwalkan 15 Juli sudah harus teken kontrak,’’ ujarnya.

Dinas pendidikan (dindik) menjadi OPD dengan paket lelang terbanyak. Meski total anggarannya tak terlampau jumbo, namun paket pekerjaannya cukup mendominasi. Dari 71 paket DAK, sektor pendidikan ambil 57 proyek pembangunan. Mayoritasnya untuk memperbaiki sarana-prasarana sekolah yang rusak. Sisanya dialokasikan ke dinas kesehatan (dinkes) serta dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR). ‘’Sebagian ada yang sudah selesai, yang belum kita minta dipercepat,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button